Seiring dengan meningkatnya minat serta pengetahuan masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal, struktur modal telah menjadi salah satu faktor pertimbangan yang cukup penting. hal ini terkait dengan resiko dan expected return yang akan dihadapi oleh calon investor dimasa yang akan datang. oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakteristik perusahaan, yaitu: (1) pertumbuhan perusahaan, (2) investment opportunity set (i0s), (3) profitabilitas, (4) resiko bisnis, (5) ukuran perusahaan, dan (6) struktur aktiva terhadap struktur modal. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengujian hipotesis (hypotesis testing research) dengan menggunakan tekhnik purposive sampling yaitu suatu teknik pengambilan sampel probabilitas dimana pemilihannya dilakukan berdasarkan kriteria tertentu sesuai dengan karakteristik yang dibutuhkan dalam penelitian. jumlah sampel penelitian untuk tahun 2006 sebanyak 34 perusahaan dan untuk sample penelitian pada tahun 2007 sebanyak 31 perusahaan, sehingga total observasi dalam penelitian ini menjadi 65 perusahaan yang dianalisis dengan model analisis regresi linier berganda. data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan. pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji f. hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap struktur modal, sehingga menerima hipotesis nul 1 (h01) dan menolak hipotesis alternatif l, untuk variabel investment opportunity set menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal, sehingga menolak hipotesis nul 2 (h02) dan menerima hipotesis alternatif 2 (ha2). kemudian untuk variabel profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal sehingga menolak hipotesis nul 3 (ha3) dan menerima hipotesis alternatif 3 (ha3). selanjutnya, untuk variabel resiko bisnis diperoleh hasil bahwa secara parsial mempunyai pengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap struktur modal, artinya hipotcsis nul 4 (h04) dapat diterima dan hipotesis alteratif 4 (ha4) ditolak. untuk variabel ukuran perusahaan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap struktur modal, sehingga menerima hipotesis nul 5 (h05) dan menolak hipotesis alteratif 5 (ha5). dan untuk variabel terakhir yaitu struktur aktiva menunjukkan pengaruh negatif tetapi tidak signifkian terhadap struktur modal, sehingga menerima hipotesis nul 6 (h06) dan menolak hipotesis alternatif 6 (ha6). untuk uji secara simultan, dipcroleh perhitungan statistik yang menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan, investment opportunity set (i0s), profitabilitas, resiko bisnis, ukuran perusahaa, dan struktur aktiva berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode pengamatan 2006-2007, dengan demikian penelitian ini menerima hipotesis alternatif 7 (ha7). kata kunci: pertumbuhan perusahaan, investment opportunity set (os), profitabilitas, resiko bisnis, ukuran perusahaan, struktur aktiva, struktur modal
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2006-2007). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2009
Baca Juga : PENGARUH INSIDER OWNERSHIP, STRUKTUR MODAL DAN RISIKO PASAR TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (Arsyansyah Putra, 2024)
Abstract
Baca Juga : FAKTOR PENENTU KECEPATAN PERUBAHAN STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (Satria Caniago, 2017)