Abstrak kondisi jalan nasional banda aceh-meulaboh pasca tsunami 2004 silam yang kian membaik mengakibatkan terjadinya peningkatan kepadatan kendaraan yang melintasi jalur tersebut. tingginya kepadatan lalu lintas membuat pengemudi kelelahan yang menyebabkan kecelakaan. selain itu, kelelahan juga dapat diakibatkan oleh perjalanan yang jauh, dimana pengendara yang tidak mempersiapkan kondisi fisik dan kondisi kendaraan untuk perjalanan tersebut. dalam peraturan pererintah nomor i5 tahun 2005 tentang jalan tol, disebutkan bahwa untuk jarak tempuh dari lokasi asal ke selama satu jam perjalan atau 56 km, minimal terdapat satu tempat persinggahan untuk beristirahat. kondisi tersebut menginspirasi penulis untuk merancang area persinggahan pada rute banda aceh meulaboh dengan mengambil lokasi di aceh jaya tepatnya di desa kuala ligan kecamatan samponiet (km 113). perancangan area persinggahan ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas-fasilitas bagi pengguna jalan baik pengemudi, penumpang ataupun kendaraannya sendiri. selain itu, area persinggahan juga dapat di digunakan sebagai lahan usaha dalam peningkatan perekonomian masyarakat, serta menambah area rekreasi di aceh jaya. perancangan area persinggahan ini mengambil tema rekreatif dengan style modern (frank lyod wright). pemilihan style modern (frank lyod wright) bertujuan untuk menyelaraskan bangunan dengan tema. keduanya dapat diwujudkan dalam bentuk bangunan dan pola sirkulasi yang dinamis serta konsep bangunan yang menyatu dengan alam. hal tersebut akan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dalam beristirahat untuk memperoleh kebugaran kembali sehingga dapat melanjutkan perjalanan dengan selamat. kata kunci : kondisi jalan, area persinggahan, aceh jaya
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
AREA PERSINGGAHAN ACEH JAYA. Banda Aceh Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala,2013
Baca Juga : HOTEL RESORT PANTAI DI ACEH BESARRNTEMA : ARSITEKTUR HIJAURNLAPORAN PERANCANGAN STUDIO TUGAS AKHIRRNJTA089 (Cut Yulia Agustina, 2024)
Abstract
Baca Juga : GEDUNG SENI BUDAYA GAYO DI ACEH TENGAH (AUFANISA GEMASIH, 2015)