Daging merupakan salah satu sumber kadar lemak hewani dari hewan ternak. marinasi daging dengan memanfaatan pengawetan alami merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mempertahankan kualitas daging. cuka aren adalah cuka yang dihasilkan dari nira aren segar yang difermentasikan. penelitian ini bertujuan mengetahui ada pengaruh marinasi daging sapi dengan cuka aren (arenga pinnata) terhadap kadar lemak daging sapi. sampel daging sapi bagian paha belakang sebanyak 225g dibagi menjadi 9 bagian, masing-masing beratnya 25g, kemudian ditambahkan cuka aren pada setiap sampel. perlakuan 1 (p1) 0% cuka aren, perlakuan 2 (p2) 2,5% cuka aren, perlakuan 3 (p3) 5% cuka aren. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan rancangan acak lengkap (ral) 3 kali perlakuan dan 3 kali pengulangan pengujian kadar lemak di laboratorium dengan menggunakan metode soxhlet. hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar lemak pada daging sapi yang ditambahkan cuka aren kelompok p1, p2, dan p3 masing-masing adalah 1,23±0,41%, 0,84±0,34% dan 0,65±0,18%. kadar lemak p1, p2 dan p3 berbeda nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH MARINASI BERBASIS CUKA AREN ( ARENGA PINNATA) PADA DAGING SAPI TERHADAP KADAR LEMAK. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,
Baca Juga : GAMBARAN KEPADATAN SERABUT ELASTIS PADA DAGING SAPI ACEH YANG DIAWETKAN MENGGUNAKAN CUKA AREN (ARENGA PINNATA) (RAHMI SAKINAH PUTRI, 2024)
Abstract
Meat is one of the sources of animal fat content from livestock. Marinating meat by utilising natural preservation is one way that can be used to maintain meat quality. Palm vinegar is vinegar produced from fermented fresh palm sap. This study aims to determine the effect of beef marination with aren palm vinegar (Arenga pinnata) on beef fat content. A 225g sample of hind thigh beef was divided into 9 portions, each weighing 25g, then palm vinegar was added to each sample. Treatment 1 (P1) 0% palm vinegar, treatment 2 (P2) 2.5% palm vinegar, treatment 3 (P3) 5% palm vinegar. The method used in this study was a laboratory experiment with a complete randomised design (CRD) 3 times treatment and 3 times repetition of testing fat content in the laboratory using the soxhlet method. The results showed that the fat content of beef added with palm vinegar in groups P1, P2, and P3 were 1.23 ± 0.41%, 0.84 ± 0.34% and 0.65 ± 0.18%, respectively. The fat content of P1, P2 and P3 was significantly different (P
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN CUKA AREN (ARENGA PINNATA) PADA DAGING SAPI TERHADAP JUMLAH TOTAL BAKTERI (NAILUL HUSNA, 2022)