Abstrak peningkatan kesadaran akan prestasi kerja, efisiensi, efektivitas, kewirausahaan, dan etos kerja produktif dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti peningkatan semangat kerja, penyuluhan, pendidikan dan pelatihan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan kualitas tenaga kerja berdasarkan ketenagakerjaan nasional yang harus terus disempurnakan secara terarah, terpadu, dan menyeluruh. peningkatan semangat kerja sangat besar pengaruhnya terhadap peningkatan prestasi kerja karena dengan semangat kerja yang tinggi akan dapat menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan serta harkat kaum pekerja. upaya peningkatan semangat kerja bagi pekerja bukanlah hal yang mudah, karena pimpinan dituntut untuk mampu terlibat secara langsung dengan bawahannya. mereka harus terus berupaya mendorong peningkatan semangat kerja dan mengetahui berbagai indikasi dari turunnya semangat kerja para bawahannya. adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pengaruh pemberian kompensasi terhadap kinerja pegawai kantor bkkbn nanggroe aceh darussalam. penelitian ini dilakukan kantor bkkbn nanggroe aceh darussalam dengan objek penelitian adalah pimpinan dan para pegawai yang mempunyai peluang sama untuk dipilih sebagai sampel penarikan sampel dalam penelitian ini adalah berjumah 50% dari jumlah populasi yaitu sebesar 60 orang dilakukan secara sample random sampling untuk mengetahui berapa besar pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai kantor bkkbn nanggroe aceh darussalam, akan dianalisis dengan menggunakan alat ukur regresi linear berganda, dari hasil penelitian diperoleh y = 1,742 + 0,637 xi + 0,105 x2. konstanta sebesar 1,742 berarti tanpa adanya pemberian kompensasi baik kompensasi finansial maupun non finansial maka kinerja pegawai kantor bkkbn provinsi nanggroe aceh darussalam hanya sebesar 1,742 %. apabila variabel x, (variabel kompensasi finansial) mengalami kenaikan 1 % akan berpengaruh positif terhadap variabel kinerja (y) sebesar 0,637 % dengan asumsi variabel kompensasi non finansial dianggap tetap. apabila variabel kompensasi non finansial mengalami peningkatan i %, maka akan berpengaruh positif terhadap variabel kinerja (y) sebesar 0,105 % dengan asumsi variabel kompensasi finansial dianggap tetap. dari hasil penelitian diperoleh koefisien determinan (r') bernilai 0,889 atau 88,9% yang menunjukkan bahwa determinan tingkat pemberian kompensasi finansial dan non finansial mempengaruhi kinerja sebesar 88,9%, sedangkan koefisien korelasi (r) sebesar 94,3 % yang menggambarkan bahwa kompensasi finansial dan non finansial sangat kuat hubungannya terhadap variabel kinerja pegawai kantor bkkbn provinsi nanggroe aceh darussalam sebesar 94,3%. diharapkan supaya pemberian kompensasi finansial lebih ditingkatkan karena pengaruh kompensasi finansial ini sangat besar terhadap kinerja pegawai kantor bkkbn provinsi nanggroe aceh darussalam.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR BKKBN NANGGROE ACEH DARUSSALAM. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2006
Baca Juga : PENGARUH FASILITAS KERJA, DISIPLIN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI KERJA IMPLIKASINYA PADA PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROVINSI ACEH (Ika Fuzi Anggraini, 2017)