Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Ejarinanda Irma, PUSAT INDUSTRI KERAJINAN NANGGROE ACEH DARUSSALAM. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006

Nanggroe aceh darussalam merupakan daerah yang kaya dengan ragam seni budaya tradisional. di daerah ini banyak tersimpan budaya yang dituangkan melalui kerajinan masyarakatnya. kerajinan tersebut periu dilestarikan karena merupakan warisan kebudayaan yang mempunyal nilai seni tinggi dan berpotensi menunjang peningkatan sektor perekonomian masyarakat aceh saat ini kerajnan - kerajinan tradisional banyak diproduksi oleh home - home industni yang tersebar di pelosok - pelosok pedesaan. kondisinya masih kurang berkembang, hanya diproduksi dengan jumlah modal yang kecil, bahan baku dan karyawan yang terbatas, mash menggunakan teknolgr pengolahan tradisional, dan beberapa mutu produk yang dihasitkan belum sesuar dengan keinginan pasar serta keberadaannya juga belum begitu dikenal oleh masyarakat umum baik di dalam maupun di luar negeni karena terbatasnya pemasaran produk untuk tu perlu dibangun sebuah wadah usat industri kerajinan yang dapat mnenampung kegiatan produksi, penjualan dan pemasaran produk kerajinan produk kerajinan yang diproduksi adalah produk yang memilki kelayakan dalam pengembangannya. sepert jenis anyaman, jenis sulaman, rajutan dan tenun, gerabah, serta rencong. karena merupakan suatu wadah komersial yang menghasilkan produk-produk bemnilai seni khas aceh, yang membutuhkan suatu efesiensi dan kemudahan untuk itu dalam perancangannya perdu dititik beratkan bagaimana menghadirkan suatu kawasan industni yang sesuat dengan tungsi bangunan budaya, dan perkemnbangan zaman untuk dapat mengaplikasikan hal tersebut maka dipakai tema arsitektur neo vernacular" yang merupakan salah satu pendekatan desain yang dapat menterjemahkan bentuk-bentuk pada bangunan vemacular ke dalam bentuk bangunan modemn lokasi perencanaan berada dikawasan lampe neurut, aceh besar. gubahan massa dibuat mengikuti pola perkampungan masyarakat nad yaitu bermassa banyak. massanya ditata secara teratur dan jelas sesuai dengan kebutuhan- kebutuhan luas. menerapkan pencapalan yang jelas dan mengundang dengan skala manusia dan keharmonisan ingkungan antar bangunan, ruang terbuka dan tata hijau. dan untuk dapat menunjang kegiatan-kegiatan industni maka bangunan diletakkan dengan memperhatikan keterkaitan antara masing-masing kegiatan pada bangunan, sehingga dapat saling mendulung selain itu aktvitas interaktit juga sangat ditekankan pada bangunan ini, sehingga para pengunjung dapat menikmati, memperoleh informasi bahkan terlibat langsung dalam proses pembuatan produk kerajinan



Abstract



    SERVICES DESK