Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Tasya Ainan Salsabila, STUDI KOMPARATIF PENGURANGAN RISIKO BENCANA PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS TERDAMPAK TSUNAMI DAN TIDAK TERDAMPAK TSUNAMI TAHUN 2004. Banda Aceh Fakultas Magister Ilmu Kebencanaan,2025

Pengurangan risiko bencana (prb) merupakan langkah strategis untuk mengurangi paparan terhadap bahaya dan menurunkan kerentanan masyarakat serta aset. penelitian ini bertujuan mendeskripsikan program prb pada sekolah menengah atas (sma) terdampak dan tidak terdampak tsunami tahun 2004, serta mengkaji perbandingan implementasinya. metode penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan mengkombinasikan data kualitatif melalui wawancara dan group investigation serta data kuantitatif melalui kuesioner berskala likert. subjek penelitian meliputi guru dan siswa dari empat sma, terdiri dari dua sekolah terdampak tsunami dan dua sekolah tidak terdampak. analisis data kualitatif dilakukan berdasarkan kategori, sedangkan data kuantitatif diuji menggunakan t-test melalui spss 26.0. hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah terdampak tsunami memiliki program mitigasi bencana yang lebih terstruktur, mencakup pelatihan evakuasi, simulasi bencana, serta infrastruktur yang lebih baik. sebaliknya, sekolah tidak terdampak tsunami menampakkan program prb yang kurang komprehensif. hambatan utama implementasi prb meliputi keterbatasan anggaran, padatnya jadwal kurikulum, dan minimnya tenaga terlatih. penelitian menyimpulkan bahwa pengalaman langsung dengan bencana signifikan mempengaruhi kesiapan sekolah dalam mengurangi risiko bencana. rekomendasi utama adalah perlunya sistem dan struktur yang jelas dalam implementasi prb, baik secara struktural maupun non struktural. studi ini memberikan wawasan penting untuk penyempurnaan kebijakan pengurangan risiko bencana di masa mendatang, dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan dan mitigasi di sekolah-sekolah. kata kunci: prb, sekolah menengah atas, pendidikan kebencanaan, tsunami



Abstract

Disaster Risk Reduction (DRR) is a strategic step to reduce exposure to hazards and reduce the vulnerability of communities and assets. This study aims to describe the DRR program in senior high schools (SMA) affected and unaffected by the 2004 tsunami, and examine the comparison of its implementation. The research method used a mixed method approach by combining qualitative data through interviews and group investigations and quantitative data through a Likert-scale questionnaire. The research subjects included teachers and students from four senior high schools, consisting of two schools affected by the tsunami and two schools not affected. Qualitative data were analyzed based on categories, while quantitative data were tested using a T-test through SPSS 26.0. The results showed that tsunami-affected schools had more structured disaster mitigation programs, including evacuation training, disaster simulations and better infrastructure. In contrast, schools not affected by the tsunami exhibited less comprehensive DRR programs. The main barriers to DRR implementation include budget constraints, tight curriculum schedules and lack of trained personnel. The study concluded that direct experience with disasters significantly influences schools' readiness to reduce disaster risk. The main recommendation is the need for a clear system and structure in DRR implementation, both structurally and non-structurally. This study provides important insights for future refinement of disaster risk reduction policies, with a focus on improving preparedness and mitigation in schools. Keyword: DRR, senior high school, risk education, tsunami



    SERVICES DESK