Pengelolaan perikanan memerlukan perencanaan yang jelas dan efektif dalam mencapai produktivitas sumber daya yang berkelanjutan melalui penerapan strategi yang dengan baik berdasarkan analisis yang mendalam. aktivitas perikanan tangkap merupakan salah satu aspek keberhasilan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. penggunaan alat tangkap dalam kegiatan penangkapan perlu mempertimbangkan sejauh mana alat tangkap tersebut ramah terhadap lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknologi alat tangkap yang ramah lingkungan berdasarkan kriteria alat tangkap yang ramah lingkungan berdasarkan ketetapan fao 1995, serta menyusun strategi pengelolaan perikanan tangkap berbasis code of conduct responsible fisheries di kabupaten bireuen. metode yang digunakan yaitu metode desktiptif yang dilaksanakan secara mendalam melalui survei, observasi, dan wawancara terstruktur dengan responden. analisis data dilakukan melalui analisis skoring pada kriteria alat tangkap ramah lingkungan berdasarkan panduan ccrf. penyusunan dan penentuan urutan strategi terbaik dilakukan melalui analisis swot dan qspm. hasil penelitian menunjukkan bahwa pukat cincin, pancing tonda, pancing rawai, bubu, dan jaring insang tergolong alat tangkap ramah lingkungan, sedangkan pukat pantai dan trammel net tergolong ke dalam alat tangkap yang kurang ramah lingkungan. strategi yang dapat dilakukan untuk pengembangan pengelolaan perikanan tangkap di kabupaten bireuen yaitu strategi so.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STRATEGI PENGELOLAAN PERIKANAN TANGKAP BERBASIS CODE OF CONDUCT RESPONSIBLE FISHERIES (CCRF) DI KABUPATEN BIREUEN. Banda Aceh Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu,2025
Baca Juga : TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP TRAMMEL NET BERBASIS CODE OF CONDUCT OF RESPONSIBLE FISHERIES (CCRF) DI PERAIRAN KUALA BUGAK, ACEH TIMUR. (MUHAMMAD NAUFAL, 2023)
Abstract
Effective fisheries management requires clear planning to achieve sustainable resource productivity through well-founded strategies based on thorough analysis. One key aspect of successful sustainable fisheries management is capture fisheries activities. Attention must be given to the environmental impact of fishing gear used in these activities. This study aims to identify environmentally friendly fishing gear technologies in accordance with the guidelines for environmentally friendly fishing gear specified in FAO 1995. Additionally, it aims to develop a capture fisheries management strategy based on the Code of Conduct for Responsible Fisheries in Bireuen Regency. The methodology employed includes descriptive techniques, surveys, observations, and structured interviews with respondents. Data analysis involved evaluating parameters for eco-conscious fishing gear aligned to the CCRF guidelines, followed by SWOT and QSPM analyses to formulate and prioritize strategic actions. The results indicated that purse seines, troll lines, longlines, traps, and gillnets are classified as environmentally friendly fishing gear, while beach seines and trammel nets are considered less environmentally friendly. The strategy suitable for the advancement of capture fisheries governance within Bireuen Regency is the strategy S-O.