Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
YOZHA ALHAVIS SINAGA, ANALISIS PERUBAHAN LUASAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2025

Kota banda aceh berada di ujung utara pulau sumatera dan merupakan daerah pesisir. kawasan pesisir yang menjadi objek penelitian ini meliputi kecamatan kuta alam, kuta raja, meuraxa, syiah kuala. tata guna lahan (land use) adalah setiap bentuk campur tangan (intervensi) manusia terhadap lahan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya terutama material. tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perubahan luasan lahan pada kawasan mangrove di wilayah pesisir kota banda aceh 10 tahun terakhir. penelitian ini dilakukan dari bulan juni hingga agustus 2024. pengambilan data pada penelitian ini dari citra satelit sentinel-2. metode yang digunakan adalah metode ndvi (normalized difference vegetation index) pada software arcgis. total hasil penelitian yang didapatkan 20 peta terdiri dari peta kerapatan dan luas mangrove dimana masing-masing kecamatan memiliki 5 peta. pada kecamatan kuta alam didapatkan nilai luas mangrove tertinggi sebesar 89,84 ha pada tahun 2015 di dominasi oleh kerapatan kelas tinggi, kecamatan kuta raja 133,46 ha pada tahun 2015 didominasi oleh kerapatan kelas tinggi, kecamatan meuraxa 256,12 ha pada tahun 2015 di dominasi oleh kerapatan kelas tinggi, dan kecamatan syiah kuala 240,92 ha pada tahun 2015 di dominasi oleh kerapatan kelas tinggi. kata kunci : mangrove, pesisir, luasan, kerapatan, sentinel-2



Abstract

Banda Aceh is located at the northern tip of Sumatra Island and is a coastal area. The coastal area that is the object of this research includes the sub-districts of Kuta Alam, Kuta Raja, Meuraxa, Syiah Kuala. Land use is any form of human intervention on land in order to fulfil their needs, especially material. The purpose of this study was to determine changes in land area in mangrove areas in the coastal area of Banda Aceh City in the last 10 years. This research was conducted from June to August 2024. Data collection in this study from Sentinel-2 Satellite Imagery. The method used is the NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) method in ArcGIS software. The total research results obtained 20 maps consisting of mangrove density and area maps where each sub-district has 5 maps. In Kuta Alam sub-district, the highest mangrove area value was 89.84 ha in 2015 dominated by high class density, Kuta Raja sub-district 133.46 ha in 2015 dominated by high class density, Meuraxa sub-district 256.12 ha in 2015 dominated by high class density, and Syiah Kuala sub-district 240.92 ha in 2015 dominated by high class density. Keywords: Mangrove, Coastal, Area, Density, Sentinel-2



    SERVICES DESK