Peran gender dalam penelitian ini berfungsi untuk melihat kegiatan anggota rumah tangga, baik sektor publik maupun dosmetik, sehingga dari hasil penelitian ini akan terlihat bagaimana peran suami dan istri dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga di desa layeun kecamatan leupung kabupaten aceh besar. berbagai strategi dilakukan oleh keluarga nelayan seperti pemanfaatan tenaga kerja yang berasal dari keluarga, yakni istri dan anak-anaknya. kegiatan perikanan tangkap di desa layeun kecamatan leupung kabupaten aceh besar sudah lama dilakukan oleh para nelayan, tentunya usaha kegiatan penangkapan ikan sudah dapat memberikan konstribusi terhadap pendapatan keluarga. mereka menjadi motor penggerak dalam meningkatkan pendapatan keluarga, dimana posisi istri nelayan selama ini hanya sebagai ibu rumah tangga kemudian ditingkatkan sebagai pencari nafkah atau pendapatan tambahan untuk keluarga. istri nelayan berperan dalam pengelolaan keuangan dan peningkatan perekonomian keluarga, supaya kebutuhan keluarga nelayan terpenuhi, pekerjaan istri nelayan tidak terikat waktu sehingga tetap dapat melakukan pekerjaan utamanya yaitu sebagai ibu rumah tangga, metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah fishbone dan skala likert. berdasarkan hasil dari persepsi masyarakat nelayan di desa layeun kecamatan leupung kabupaten aceh besar. konflik ekonomi rumah tangga sering kali dipengaruhi oleh peran gender, yang bisa berdampak pada kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. dalam banyak masyarakat, peran gender tradisional menempatkan laki-laki sebagai pencari nafkah utama dan perempuan lebih fokus pada tugas domestik. ketidaksetaraan ini bisa memicu ketegangan dan konflik ekonomi dalam rumah tangga. konflik ekonomi juga sering timbul akibat pembagian tugas rumah tangga yang tidak seimbang, di mana perempuan lebih banyak menangani pekerjaan domestik tanpa imbalan ekonomi. skor akhir yang diperoleh terkait persepsi peran gender terhadap kesejahteraan nelayan di desa layeun pada diperolah dengan skor yang nyaris sempurna yaitu 98% dengan kriteria interpretasi berupa sangat baik. berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan diperoleh ada 4 akar penyebab terkait dengan peran gender di desa layeun yaitu lingkungan, sumber daya manusia, pengelolaan keuangan dalam rumah tangga nelayan serta yang terakhir yaitu pembagian peran dalam mengurus urusan rumah tangga. berdasarkan dengan hasil penelitian yang sudah dilakukan terkait dengan persepsi pasangan nelayan di desa layeun terkait peran gender pada sektor ekonomi diperoleh dengan skor 98% yang dimana hal tersebut berupa sangat baik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERSEPSI MASYARAKAT NELAYAN TERHADAP PERAN GENDER PADA SEKTOR EKONOMI DI DESA LAYEUN KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan,2025
Baca Juga : PENERAPAN TEKNOLOGI SOLAR DRYER DALAM PENGOLAHAN IKAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN NELAYAN DI DESA LHOK SEUDU KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR (Reza Salima, 2021)
Abstract
The gender role in this research serves to observe the activities of household members, both in the public and domestic sectors, so that the research results will reveal how the roles of husbands and wives contribute to improving the household economy in Layeun Village, Leupung District, Aceh Besar Regency. Various strategies are employed by fishing families, such as utilizing labor from within the family, namely the wife and children. Fishing activities in Layeun Village, Leupung District, Aceh Besar Regency have long been carried out by fishermen, and these fishing efforts have certainly contributed to the family's income. They have become the driving force in increasing family income, where the position of the fishermen's wives has traditionally been as housewives, but has now evolved into earners or additional income providers for the family. The fishermen's wives play a role in financial management and improving the family's economy, ensuring that the fishermen's families' needs are met. The work of the fishermen's wives is not time-bound, allowing them to continue their primary role as housewives. The methods used in this research are fishbone and Likert scale. Based on the results of the perceptions of the fishing community in Layeun Village, Leupung District, Aceh Besar Regency. Household economic conflicts are often influenced by gender roles, which can impact the overall well-being of the family. In many societies, traditional gender roles place men as the primary breadwinners and women more focused on domestic tasks. This inequality can trigger economic tensions and conflicts within households. Economic conflicts also often arise due to the unequal division of household tasks, where women handle more domestic work without economic compensation. The final score obtained related to the perception of gender roles on the welfare of fishermen in Layeun village was nearly perfect, at 98%, with an interpretation criterion of very good. Based on the research results that have been conducted, there are 4 root causes related to gender roles in Layeun village, namely the environment, human resources, financial management within the fishermen's households, and lastly, the division of roles in managing household affairs. Based on the research results that have been conducted regarding the perceptions of fishermen's spouses in Layeun village related to gender roles in the economic sector, a score of 98% was obtained, indicating that it is very good.
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI IKAN ASIN DI KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR (Dedy Supriadi, 2014)