Kekerasan terhadap perempuan di aceh yang terus meningkat, sehingga membutuhkan perhatian pemerintah untuk dapat mengambil sikap pencegahan terhadap kasus kekerasan di aceh. pemerintah aceh melalui dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (dpppa) aceh saling bersinergi dengan aparat keamanan dan lembaga lainnya yang berkecimpung dalam isu hukum serta kekerasan terhadap perempuan dan anak. oleh karena itu, dpppa aceh membuat program pencegahan kekerasan pada perempuan, salah satunya adalah kegiatan workshop perlindungan perempuan dan anak dari kdrt yang telah dilaksanakan pada tahun 2023. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program pencegahan kekerasan pada perempuan khususnya pada kegiatan workshop perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan dalam rumah tangga yang dibuat oleh dpppa aceh untuk mencegah kasus kekerasan pada perempuan di aceh. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. penelitian ini menggunakan teori perencanaan pesan oleh charles berger melalui tahapan tahapan strategi komunikasi yang dikemukakan oleh hafied cangara, meliputi penelitian, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tahap penelitian, dpppa aceh melakukan survei secara nasional. tahap perencanaan, dpppa aceh menetapkan tujuan kegiatan dilaksanakan, menetapkan siapa sumber dalam kegiatan, menetapkan target audiens dalam kegiatan, menetapkan fungsi komunikasi dalam kegiatan, dan menetapkan siapa saja yang harus dilibatkan dalam kegiatan. pada tahap pelaksanaan, dpppa aceh melaksanakan kegiatan workshop perlindungan perempuan dan anak dari kdrt selama 2 hari. pada tahap evaluasi dpppa aceh mengalami sedikit kendala berupa waktu pelaksanaan yang singkat, sehingga kegiatannya kurang efektif. pada tahap pelaporan, dpppa aceh tidak melakukan tahap pelaporan secara khusus, namun tetap berkoordinasi dengan dpppa setempat (nagan raya) untuk memantau bagaimana perkembangannya. kata kunci: program pencegahan, kekerasan pada perempuan, workshop perlindungan perempuan dan anak, komunikasi publik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PROGRAM PENCEGAHAN KEKERASAN PADA PEREMPUAN DI ACEH: STUDI PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DPPPA) ACEH. Banda Aceh Fakultas FISIPOL,2025
Baca Juga : PERAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM MENINGKATKAN KESADARAN HAK POLITIK PEREMPUAN KOTA BANDA ACEH (Alfiansyah, 2022)
Abstract
Violence against women in Aceh continues to increase, so that it requires government attention to be able to take a preventive stance against cases of violence in Aceh. The Aceh Government through the Aceh Women's Empowerment and Child Protection Service (DPPPA) synergizes with security forces and other institutions involved in legal issues and violence against women and children. Therefore, the Aceh DPPPA has created a program to prevent violence against women, one of which is the workshop on protecting women and children from domestic violence which was implemented in 2023. This study aims to determine how the implementation of the program to prevent violence against women, especially in the workshop on protecting women and children from domestic violence created by the Aceh DPPPA to prevent cases of violence against women in Aceh. This study uses a qualitative approach with interview and documentation data collection techniques. This study uses the message planning theory by Charles Berger through the stages of communication strategies put forward by Hafied Cangara, including research, planning, implementation, evaluation, and reporting. The research results obtained in this study are the research stage, the Aceh DPPPA conducted a national survey. In the planning stage, DPPPA Aceh determines the objectives of the activity, determines who the sources are in the activity, determines the target audience in the activity, determines the communication function in the activity, and determines who should be involved in the activity. In the implementation stage, DPPPA Aceh carried out a workshop on the protection of women and children from domestic violence for 2 days. In the evaluation stage, DPPPA Aceh experienced a few obstacles in the form of a short implementation time, so that the activity was less effective. In the reporting stage, DPPPA Aceh did not carry out a special reporting stage, but continued to coordinate with the local DPPPA (Nagan Raya) to monitor its progress. Keywords: Prevention Program, Violence against Women, Workshop on the Protection of Women and Children, Public Communication
Baca Juga : KEBIJAKAN NON PENAL TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI ACEH (Cut Mira Novita, 2025)