Abstrak penelitian ini berjudul pengaruh orientasi profesional dan orientasi tujuan terhadap konflik peran sebagai variabel moderating. penelitian ini bertujuan untuk melihat serta memperoleh bukti empiris tentang pengaruh variabel orientasi profesional terhadap konflik orientasi peran dengan variabel tujuan sebagai variabel moderating pada rumah sakit yang ada di kota banda aceh. variabel-variabel penelitian meliputi: variabel orientasi profesional, variabel orientasi tujuan dan konflik peran ini banda penelitian dilakukan di aceh pada tahun 2007 dengan menggunakan data primer, yaitu dengan menyebarkan kuisioner dan tanya jawab langsung dengan responden penelitian (wawancara). dari jumlah kuesioner yang diedarkan kepada responden sebanyak 37 lembar kuesioner semuanya telah dikembalikan dengan tingkat pengembalian kuesioner mencapai 80% sehingga sampel akhir penelitian berjumlah 37 (n=37). populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokter yang mempunyai jabatan struktural (manajer/ kepala bidang) pada rumah sakit di kota banda aceh. yang menjadi objek penelitian hanya dibatasi pada 3 rumah sakit yang ada di kota banda aceh, yaitu rs zainoel abidin, rs tk ill (im), dun rs fakinah. berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan secara keseluruhan variabel-variabel diatas dapat disimpulkan bahwa dari variabel-variabel yang dimasukkan model regresi, variabel orientasi profesional (x1) dan variabel ke dalam orientasi tujuan (x2) berpengaruth terhadap variabel kotlik peran (y) secara signifikan. nilai koefisien deterrinasinya (r2) sebesar 0,914, yang berarti variabilitas variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabilitas variabel independen sebesar 94,4%. sedangkan sisanya 8.6% dijelaslan oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam model regresi. hal ini dapat dilihat dari probabilitas signifikansi untuk variabel moderating orientasi profesional sebesar 0.000 dan variabel orientasi tujuan sebesar 0.042. hal ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari pengujian statistik dibarwah 0.05 adalah signifikan. untuk koefisien regresinya dengan tingkat signifikansi probability sebesar 0.000 (p < 0.05), yang berarti variabel independen orientasi profesional dan orientasi. tujuan secara simultan mempengaruhi variabel dependen konflik peran. untuk nilai fa nya sebasar 4,4 dan nilai fa nya sebesar 117,54. sedangkan untuk variabel orientasi profesional (x,) diperolch t sebesar 6,858, variabel orientasi t ujuan pada (x2) diperoleh thitung, sebesar 2,111 dan variabel interaksi orientasi profesional dan orientasi tujuan (x1 x2) diperoleh sebesar -2,385 sedangkan ttabela nya sebesar 2,0281, yang berarti variabel independen orientasi profesional dan orientasi tujuan secara parsial mempengaruhi variabel dependen konflik peran maka dapat disimpulkan bahwa variabel terikat konflik peran (y) lebih dipengaruhi oleh variabel orientasi profesianal (x1) dan variabel orientasi tujuan (x2)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH ORIENTASI PROFESIONAL TERHADAP KONFLIK PERAN DENGAN VARIABEL MODERATING : ORIENTASI TUJUAN (STUDI EMPIRIS PADA RUMAH SAKIT DI KOTA BANDA ACEH). Banda Aceh Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala,2007
Abstract
Baca Juga : PENGARUH ORIENTASI PROFESIONAL, PENGGUNAAN ANGGARAN SEBAGAI ALAT EVALUASI KINERJA DAN PARTISIPASI PENGANGGARAN TERHADAP TIMBULNYA KONFLIK PERAN (Cut Yeni Tarmiyanti, 2024)