Subjecitve global assessment (sga) adalah suatu alat pemeriksaan status nutrisi pasien yang terdiri dari anamnesis dan pemeriksaan fisik. alat ini digunakan untuk menilai status nutrisi pasien hemodialisis di instalasi dialisis, rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin (rsudza) dengan kriteria inklusi: 1) pasien berumur diatas 18 tahun, 2) pasien telah menjalani hemodialisis selama lebih dari 6 bulan, 3) pasien bersedia untuk ikut dalam penelitian ini. penelitian ini berlangsung dari 1 november 2012 hingga 15 januari 2013, 62 pasien hemodialisis diikutsertakan dalam penelitian ini. umur rata-rata dari 62 pasien hemodialisis yang ikut dalam penelitian ini adalah 55,1 ± 12,1 tahun, dan rata-rata lama hemodialisis pasien adalah 31,1 ± 21,9 bulan. dari 62 pasien tersebut, 11 orang (17,7%) didiagnosis mengalami kelainan nutrisi. prevalensi nutrisi yang terdiagnosis oleh sga dikategorikan ke dalam 3 kelas. terdapat 51 pasien termasuk dalam kelas a (82,3%), 10 pasien kelas b (`6,1%), dan 1 pasien termasuk kelas c (1,6%). kesimpulan pada penelitian ini bahwa sebagian besar pasien hemodialisis di rsudza termasuk dalam kategori nutrisi baik dan sga merupakan metode yang sederhana dan mudah digunakan dalam menentukan status nutrisi pasien berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik walaupun tidak dapat disanggah bahwa sga bukan merupakan standar baku. kata kunci: hemodialisis, sga, nutrisi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STATUS GIZI PASIEN HEMODIALISIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUBJECTIVE GLOBAL ASSESSMENT (SGA) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN LAMA WAKTU HEMODIALISIS PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN STATUS GIZI DI INSTALASI DIALISIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Rizkya Fadilla, 2023)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN INDEKS ATEROGENIK PLASMA PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS (dr. Nadi Syahputra, 2021)