Lansia dengan penurunan fungsi kognitif sering mengalami gangguan kualitas hidup yang mencakup aspek fisik dan mental. penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas hidup pada lansia dengan penurunan fungsi kognitif di kota banda aceh. penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 278 lansia di kota banda aceh. data dikumpulkan menggunakan kuesioner short form-36 (sf-36) yang mengevaluasi 8 domain kualitas hidup dalam dua dimensi utama: fisik dan mental. analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. skor rata-rata kualitas hidup keseluruhan adalah 59,27. dimensi fisik memiliki skor rata-rata 52,97, dengan skor rata-rata teringgi berada pada domain nyeri tubuh yaitu 61,92 dan yang terendah berada pada domain keterbatasan fisik yaitu 43,97. pada dimensi mental memiliki skor rata-rata 70,04, dengan skor tertinggi berada pada domain fungsi sosial yaitu 78,19 dan skor terendah berada pada domain keterbatasan emosional yaitu 59,71. hasil menunjukkan bahwa kualitas hidup lansia dengan penurunan fungsi kognitif cenderung lebih rendah pada dimensi fisik dibandingkan dimensi mental. hal ini dapat disebabkan oleh keterbatasan fisik yang lebih signifikan akibat gangguan kognitif. upaya peningkatan kualitas hidup lansia perlu difokuskan pada intervensi yang memperbaiki fungsi fisik dan mendukung kesehatan mental mereka. diharapkan kepada lansia untuk dapat meningkatkan infromasi kesehatan, aktivitas fisik ringan dan juga mempertahankan aktivitas sosial yang baik untuk meningkatkan kualitas hidup
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2025
Baca Juga : GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (PUTRI NABILLA, 2026)
Abstract
Elderly individuals with cognitive decline often experience impaired quality of life, encompassing both physical and mental dimensions. This study aimed to analyze the quality of life among elderly individuals with cognitive decline in Banda Aceh City. A quantitative – descriptive study employing a cross-sectional design was conducted with 278 elderly participants in Banda Aceh. Data were collected using the Short Form-36 (SF-36) questionnaire, which assesses eight domains of quality of life across two primary dimensions: physical and mental. Descriptive statistical analysis was utilized to evaluate the data. The overall mean quality of life score was 59.27. The physical dimension yielded a mean score of 52.97, with bodily pain scoring the highest (61.92) and physical limitations scoring the lowest (43.97). The mental dimension had a mean score of 70.04, with social functioning achieving the highest score (78.19) and emotional limitations achieving the lowest (59.71). The findings reveal that the quality of life among elderly individuals with cognitive decline was lower in the physical dimension compared to the mental dimension, likely due to more pronounced physical limitations associated with cognitive impairments. Interventions to enhance the quality of life in this population should prioritize improving physical functioning and supporting mental health. Elderly individuals are recommended to seek health-related information, participate in light physical activities, and maintain positive social interactions to improve their overall quality of life.
Baca Juga : GAMBARAN STATUS FUNGSIONAL, FUNGSI KOGNITIF DAN TINGKAT STRESS PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR (Riska Trirahmi Sari, 2025)