Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Raihan Fahira, KOMBINASI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN TEPUNG MAGGOT (HERMETIA ILLUCENS) DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (PANGASIUS SP.). Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2025

Pakan merupakan komponen penting dalam keberhasilan budidaya ikan. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penambahan tepung daun kelor (moringa oleifera) dan tepung maggot (hermetia illucens) ke dalam pakan terhadap pertumbuhan ikan patin (pangasius sp.). penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan: a (kontrol), b (25% tepung kelor + 5% maggot), c (20% tepung kelor + 10% maggot), d (15% tepung kelor + 15% maggot), e (10% tepung kelor + 20% maggot), dan f (5% tepung kelor + 25% maggot). hasil anova menunjukkan adanya pengaruh signifikan (p0,05). perlakuan d menghasilkan pertumbuhan terbaik, dengan panjang mutlak sebesar 2,06±0,34 cm, berat mutlak sebesar 3,91±0,50 g, tingkat kelangsungan hidup sebesar 100,0±0,00%, efisiensi pakan sebesar 62,34±7,65%, rasio konversi pakan sebesar 1,62±0,19, dan laju pertumbuhan spesifik sebesar 1,69±0,22% per hari. berdasarkan temuan dari penelitian selama 45 hari ini, kombinasi 15% tepung daun kelor dan 15% tepung maggot dalam perlakuan d memberikan hasil terbaik pada berbagai parameter pertumbuhan ikan patin. kata kunci: tepung daun kelor, tepung maggot, pangasius sp., pertumbuhan ikan, efisiensi pakan.



Abstract

Feed is a crucial component in the success of fish farming. This study aims to evaluate the effectiveness of incorporating moringa leaf flour (Moringa oleifera) and maggot flour (Hermetia illucens) into the feed for the growth of catfish (Pangasius sp.). The research utilized a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 6 treatments and 3 replications: A (control), B (25% moringa flour + 5% maggot), C (20% moringa flour + 10% maggot), D (15% moringa flour + 15% maggot), E (10% moringa flour + 20% maggot), and F (5% moringa flour + 25% maggot). The ANOVA results indicated a significant effect (P0.05). The D treatment resulted in the best growth, with an absolute length of 2.06±0.34 cm, an absolute weight of 3.91±0.50 g, a survival rate of 100.0±0.00%, feed efficiency of 62.34±7.65%, a feed conversion ratio of 1.62 ± 0.19, and a specific growth rate of 1.69±0.22% per day. Based on the findings of this 45-day study, the combination of 15% moringa leaf flour and 15% maggot flour in the D treatment produced the best results across various growth parameters for catfish. Keywords: Moringa leaf flour, Maggot flour, Pangasius sp., Fish growth, Feed efficiency.



    SERVICES DESK