Spiritualitas diyakini menjadi salah satu koping untuk menghadapi perubahan yang terjadi pada lansia agar tidak terjadinya distres spiritualitas. seiring dengan proses penuaan, lansia semakin baik dalam kehidupan keagamaannya, sehingga keyakinan lansia semakin kuat dalam kehidupannya. lansia mengalami berbagai perubahan baik fisik maupun psikologis, apabila lansia tidak mampu beradaptasi dengan perubahan akan mengalami masalah mental salah satunya depresi. dampak depresi dapat berupa penurunan fungsi sosial, gangguan tidur dan risiko jatuh. risiko jatuh yang tidak di tangani dengan baik, dapat berakibat fatal terutama pada lansia. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran spiritualitas dan tingkat depresi pada lansia dengan risiko jatuh di kota banda aceh. penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study. populasi dalam penelitian ini merupakan lansia dengan risiko jatuh di kota banda aceh dengan jumlah sampel 278 orang menggunakan rumus cochran. teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. penelitian ini menggunakan kuesioner baku daily spiritual experience scale (dses) dan geriatric depression scale (gds) dalam bentuk skala likert. hasil menunjukkan bahwa tingkat spiritualitas lansia dengan risiko jatuh sebagian besar berada pada kategori tinggi yaitu 96,7% dan kedekatan dengan tuhan terbanyak pada kategori sedekat mungkin yaitu 70,5%. tingkat depresi pada lansia risiko jatuh sebagian besar berada pada kategori normal yaitu 97,5%. berdasarkan hasil penelitian direkomendasikan kepada seluruh tenaga kesehatan di kota banda aceh untuk dapat mempertahankan aktivitaas spiritualitas lansia agar tingkat spiritualitas lansia dikota banda aceh tetap terjaga dan semakin minim kejadian depresi pada lansia.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN SPIRITUALITAS DAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DENGAN RISIKO JATUH DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,
Baca Juga : HUBUNGAN SPIRITUALITAS TERHADAP KESEHATAN MENTAL LANJUT USIA DI MASA PANDEMI COVID-19 KOTA BANDA ACEH (MUHAMMAD FAJAR, 2022)
Abstract
Spirituality is believed to be a coping mechanism for elderly individuals to manage changes and prevent spiritual distress. As aging progresses, older adults tend to improve their religious practices, strengthening their beliefs and inner peace. The elderly experience various physical and psychological changes, and an inability to adapt to these changes can lead to mental health issues, including depression. Depression can result in reduced social functioning, sleep disturbances, and an increased risk of falls. If not properly addressed, the risk of falls can have fatal consequences, especially for older adults. This study aimed to describe spirituality and depression levels among elderly individuals at risk of falls in Banda Aceh. A descriptive design with a cross-sectional approach was used. The population included elderly individuals at risk of falls in Banda Aceh, with a sample size of 278 determined using Cochran's formula. Sampling was conducted using an accidental sampling technique. Data were collected using standardized questionnaires: the Daily Spiritual Experience Scale (DSES) and the Geriatric Depression Scale (GDS), both employing Likert scales. Results showed that most elderly individuals at risk of falls exhibited high levels of spirituality (96,7%), with 70,5% reporting feeling "as close as possible" to God. Additionally, 97,5% of respondents were categorized as having normal depression levels. Based on these findings, it is recommended that healthcare providers in Banda Aceh continue to support spiritual activities among the elderly to maintain high levels of spirituality and reduce the occurrence of depression among this population.
Baca Juga : GAMBARAN PERILAKU LANJUT USIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DEPRESI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INGIN JAYA ACEH BESAR TAHUN 2014 (Lina Maulidia, 2014)