Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SYAHRUL MUBARAK, PRIORITAS RISIKO USAHATANI PADI KABUPATEN ACEH BARAT. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2025

Berbagai risiko yang dihadapi oleh petani dalam usahatani padi di aceh barat adalah risiko produksi (banjir, kekeringan, perubahan iklim, tanah tidak subur, serangan hama, serangan penyakit, dan kekurangan air), risiko harga dan pemasaran (harga gabah murah, harga pupuk mahal, harga pestisida mahal, upah buruh tani mahal ,dan harga panen mahal), risiko sumber daya manusia (kurangnya buruh tani), risiko finansial (risiko kembali modal dan kurangnya modal usaha), dan risiko institusi (kebijakan pembatasan pupuk subsidi dan kebijakan impor beras). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko-risiko apa saja yang dihadapi oleh petani padi kabupaten aceh barat dan mengetahui risiko-risiko apa saja yang perlu diprioritaskan oleh petani padi kabupaten aceh barat. jenis data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data primer. data dikumpulkan dengan metode survey dengan 140 responden diambil dari berbagai teknik budidaya. metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode risk calculator. risk calculator untuk menetapkan tingkat risiko dan pengaruh pada setiap risiko untuk setiap praktik budidaya padi. hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas risiko yang dihadapi pada usahatani padi di kabupaten aceh barat adalah risiko serangan hama burung, serangan hama wereng, serangan hama tikus, serangan penyakit kresek, serangan penyakit blast, harga pupuk mahal, harga pestisida mahal, upah buruh mahal, akses panen mahal, dan pembatasan pupuk subsidi.



Abstract

Various risks faced by farmers in rice farming in West Aceh are production risks (floods, droughts, climate change, infertile soil, pest attacks, disease attacks, and water shortages), price and marketing risks (cheap grain prices, expensive fertilizer prices, expensive pesticide prices, expensive farm labor wages, and expensive harvest prices), human resource risks (lack of farm laborers), financial risks (risk of return on capital and lack of business capital), and institutional risks (policy of limiting subsidized fertilizers and rice import policies). This study aims to determine what risks are faced by rice farmers in West Aceh district and to determine what risks need to be prioritized by rice farmers in West Aceh district. The type of data used in this study is primary data. Data were collected using a survey method with 140 respondents taken from various cultivation techniques. The data analysis method used in this study is the Risk Calculator method. Risk Calculator to determine the level of risk and influence on each risk for each rice cultivation practice. The results of the study showed that the priority risks faced in rice farming in West Aceh Regency were the risk of bird pest attacks, brown planthopper attacks, rat pest attacks, kresek disease attacks, blast disease attacks, expensive fertilizer prices, expensive pesticide prices, expensive labor wages, expensive harvest access, and restrictions on subsidized fertilizers



    SERVICES DESK