Praraneangan pabrik amoniak dari batubara menggunakan fluidized bed gasifier. bahan baku untuk memproduksi amoniak adalah gas nitrogen dan hidrogen yang berasal dari gasifikasi batubara. kapasitas produksi pabrik amoniak dari batubara adalah 330.000 ton pertahun dengan masa kerja 330 hani pertahun bentuk perusahaan yang direncanakan adalah perseroan terbatas (pt) dengan menggunakan struktur organisasi garis dan staf. kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah i60 orang. lokasi pabrik direncanakan didirikan di desa krueng geukuh, kkecamatan dewantara, kabupaten aceh utara, propinsi aceh, dengan luas tanah 26.400 m. sumber air pabrik ini berasal dari sungai krueng peusangan dengan total kebutuhan air sebesar 478.346,10 kg/jam, serta untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 38 mw diperoleh dari satu unit generator turbin uap dan satu unit generator diesel dengan kapasitas masing-masing sebesar 136 mw dan i mw hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut : a fixed capital lrvestment : rp. 489,770.631.934, b. working capital lrvestment : rp. 86.430.111.518, c. total capital investment : rp. 576.200.743.451, d. total production cost : rp. 1735.134.057.490, e. hasil penjualan : rp. 1972.610.744.066, f. laba bersih : rp. 178.107.514.931, g. pay out time (pot) : 2tahun 5 bulan h. break even point (bep) : 68% i. internal rate of return (irr) : 30,62% berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, mak.a dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik amoniak dari batubara ini layak untuk dilanjutkan ke tahap rancangan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PRARANCANGAN PABRIK AMONIAK DARI BATUBARA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 330.000 TON/TAHUN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2011
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK ETHYLENE DARI GAS ALAM HASIL REGASIFIKASI LNG (LIQUEFIED NATURAL GAS) MENGGUNAKAN PROSES LUMMUS TECHNOLOGY DENGAN KAPASITAS 850.000 TON/TAHUN (CHAIRUNNISA, 2023)
Abstract
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM ALGINAT DARI RUMPUT LAUT COKLAT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 2000 TON/TAHUN (Muhammad Hafizullah, 2024)