Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RASYIQAH SYALAISHA ZAHRY, GAMBARAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG STUNTING DI KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2025

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di indonesia. kader kesehatan memiliki peran penting dalam upaya promosi, pencegahan, dan penanganan stunting, khususnya melalui pemberian edukasi kepada masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan kader kesehatan tentang stunting di kabupaten aceh besar. penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. responden penelitian ini adalah kader kesehatan puskesmas ingin jaya, baitussalam, dan krueng barona jaya kabupaten aceh besar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 108 kader kesehatan. hasil uji penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader memiliki tingkat pengetahuan yang baik (96,3%), sementara 3,7% berada pada kategori kader cukup. pengetahuan kader yang baik mencakup pemahaman mengenai stunting, faktor risiko, dampak jangka panjang, dan intervesi yang diperlukan untuk pencegahannya. hasil penelitian ini didapatkan bahwa meskipun sebagian besar kader kesehatan memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting, perlu dilakukan pelatihan lanjutan dan pembinaan berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan pemantauan tumbuh kembang pada balita yang dapat kader kesehatan lakukan. hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kader dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat agar dapat menurunkan angka stunting di kabupaten aceh besar.



Abstract

Stunting is a chronic nutritional issue that affects the growth and development of children, particularly in Indonesia. Health cadres play a vital role in promoting, preventing, and managing stunting, especially through community education. This study aimed to identify the level of knowledge of health cadres regarding stunting in Aceh Besar District. A descriptive quantitative design with a cross-sectional approach was employed. The respondents were health cadres from the Ingin Jaya, Baitussalam, and Krueng Barona Jaya Community Health Centers in Aceh Besar District, selected using purposive sampling, totaling 108 health cadres. The study results revealed that the majority of cadres had good knowledge (96,3%), while 3,7% were categorized as having sufficient knowledge. Cadres with good knowledge demonstrated an understanding of stunting, its risk factors, long-term impacts, and necessary interventions for prevention. The study concludes that although most health cadres have a good understanding of stunting, further training and regular mentoring are needed to enhance their knowledge and the monitoring of growth and development in toddlers. This is expected to improve the effectiveness of health cadres in disseminating information to the community and contribute to reducing stunting rates in Aceh Besar District.



    SERVICES DESK