Siswa sekolah dasar termasuk kelompok rentan yang berisiko tinggi mengalami dampak bencana karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan menyelamatkan diri. siswa dengan pengetahuan yang baik memiliki perspektif, pengambilan keputusan, dan tindakan yang lebih optimal dalam menghadapi bencana, termasuk pada jam sekolah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesiapsiagaan siswa sekolah dasar menghadapi bencana gempa bumi di banda aceh. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional study, dengan populasi seluruh siswa sd di kota banda aceh sebanyak 24.362 orang. lokasi penelitian berada di sd negeri 22 kota banda aceh menggunakan teknik multistage random sampling, yang dipilih secara acak dari tingkat kecamatan hingga sd. dari populasi, diperoleh 100 responden sebagai sampel menggunkan rumus slovin, dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. alat pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi yang disusun berdasarkan rujukan dari lipi/unesco/isdr dan buku saku tanggap tangkas tangguh menghadapi bencana dengan construct validity (r > 0,361) dan reliabilitas cronbach alpha 0,758. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sekolah dasar memiliki tingkat pengetahuan yang baik (85%). diharapkan sekolah mengadakan pelatihan penyelamatan diri bekerjasama dengan lembaga kebencanaan untuk memastikan seluruh siswa memiliki keterampilan dalam menghadapi bencana, menyediakan media edukatif. pengetahuan kesiapsiagaan yang baik dapat meningkatkan respons siswa menghadapi bencana, namun tetap diperlukan upaya lebih lanjut dalam meningkatkan pelatihan dan sosialisasi kebencanaan di lingkungan sekolah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINGKAT PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN SISWA SEKOLAH DASAR MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2025
Baca Juga : TINGKAT PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN SISWA SEKOLAH DASAR MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI BANDA ACEH (INTAN PUTRI MUNAWARAH, 2025)
Abstract
Elementary school students are a vulnerable group at high risk of experiencing disaster impacts due to their limited knowledge and self-rescue skills. Students with adequate knowledge are better equipped with perspectives, decision-making abilities, and actions to optimally respond to disasters, including during school hours. This study aimed to determine the level of preparedness knowledge among elementary school students in Banda Aceh in facing earthquake disasters. A quantitative descriptive method with a cross-sectional study design was employed. The population comprised all elementary school students in Banda Aceh, totaling 24,362 individuals. The study location was at State Elementary School 22 Banda Aceh, selected using multistage random sampling techniques, starting from subdistricts to schools. From the population, 100 respondents were selected as the sample using the Slovin formula and proportional random sampling technique. Data collection utilized the Earthquake Preparedness Knowledge Questionnaire, developed based on references from LIPI/UNESCO/ISDR and the "Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana" handbook, with construct validity (r > 0,361) and Cronbach’s alpha reliability of 0,758. The results indicated that most elementary school students possessed a good level of knowledge (85%). Schools are encouraged to organize self-rescue training in collaboration with disaster management agencies to ensure that all students acquire disaster response skills and provide educational media. Adequate preparedness knowledge can enhance students’ responsiveness to disasters, but further efforts are required to improve disaster training and awareness programs in schools.
Baca Juga : IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SMA NEGERI 2 KLUET UTARA MENJADI SEKOLAH SIAGA BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI (FADLI SUHADA, 2015)