Kecemasan menurut american psychological association (apa) merupakan kondisi yang muncul sebagai akibat dari stres dan ditandai oleh perasaan tegang, pikiran yang membuat orang merasa khawatir, dan disertai dengan reaksi fisik seperti berdetak jantung, kenaikan tekanan darah, dan lainnya. mahasiswa yang melanjutkan pendidikan diluar dari kota asal atau disebut dengan mahasiswa rantau, mengharuskan mereka menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak merantau. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi interpersonal dalam mengatasi kecemasan sosial pada mahasiswa rantau. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori anxiety/uncertainty management. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur bersama enam informan, dengan karakteristik mahasiswa rantau angkatan 2022 universitas syiah kuala yang pernah mengalami kecemasan sosial. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat strategi komunikasi dalam mencegah kecemasan pada mahasiswa rantau, yakni: (1) menyesuaikan situasi lingkungan yang ada, (2) bergabung/mengikuti kegiatan dan organisasi, (3) melakukan inhale exhale, (4) membangun interaksi yang memiliki kesamaan untuk menarik komunikan, (5) bercerita dengan orang terdekat, (6) menghindar/menyendiri dari lingkungan sekitar, (7) mengabaikan pandangan orang lain. dari hasil yang didapat kecemasan komunikasi yang paling banyak dialami oleh informan yaitu fear of negative evaluation dimana informan mengalami kekhawatiran terhadap pandangan orang lain kepada dirinya. kesimpulan dari penelitian ini adalah mahasiswa rantau universitas syiah kuala merasakan ketidaknyamanan, kecemasan dan kekhawatiran dalam berinteraksi dengan lingkungan baru/asing. mereka memiliki kekhawatiran saat berhadapan dengan orang baru/asing, juga merasakan ketidaknyamanan dan kecemasan dalam membangun hubungan sosial di perantauan. kata kunci: komunikasi interpersonal, mahasiswa rantau, strategi komunikasi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM UPAYA MENGATASI KECEMASAN SOSIAL PADA MAHASISWA RANTAU UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas FISIPOL,2025
Baca Juga : KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTAR MAHASISWA RANTAU ASAL PROVINSI DKI JAKARTA DAN MAHASISWA LOKAL PROVINSI ACEH DI PRODI ILMU KOMUNIKASI FISIP USK (Muhammad Farhan, 2025)
Abstract
Anxiety according to the American Psychological Association (APA) is a condition that arises as a result of stress and is characterized by feelings of tension, worrisome thoughts, and accompanied by physical reactions such as a rapid heartbeat, increased blood pressure, and others. Students who continue their education outside their hometown referred to as regional students, face different challenges compared to students who do not migrate. This research aims to explore interpersonal communication strategies in overcoming social anxiety in regional students. The theory used in this research is the Anxiety/Uncertainty Management Theory. This research employs a descriptive qualitative method. Data collection techniques were conducted through semi-structured interviews with six informants, who are regional students from the 2022 class of Syiah Kuala University and have experienced social anxiety. Research results show that there are communication strategies to manage anxiety in regional students, namely: (1) adjusting to existing environmental situations, (2) joining/following activities and organizations, (3) practicing breathing exercies (inhaling and exhaling), (4) building interactions based on shared interests to attract communicants, (5) telling stories to trusted individual, (6) avoiding/being alone to cope with the surrounding environment, (7) ignoring other people's views. From the results obtained, the most common form of communication anxiety experienced by informants is the fear of negative evaluation, where informants feel concerned about how other perceive them. The conclusion of this study is that regional students of Syiah Kuala University feel discomfort, anxiety and worry in interacting with a new or for environment. They experience concerns when engaging with new people or strangers and also feel discomfort and anxiety when building social relationships away from home. Keywords: Interpersonal Communication, Regional Students, Communication Strategy