Propinsi aceh merupakan salah satu daerah penghasil kopi di indonesia, dengan dataran tinggi gayo sebagai daerah penghasil kopi utama. lama fermentasi yang dilakukan oleh para petani di dataran tinggi gayo sangat bervariasi, mulai dari 6 jam sampai 108 jam, dengan menggunakan wadah karung plastik, namun ada pula yang menggunakan ember plastik dan keranjang rotan. namun, pengaruh jenis wadah fermentasi terhadap kualitas kopi belum diketahui. pada penelitian ini dikaji pengaruh wadah dan lama fermentasi guna mendapatkan wadah yang tepat dan lama fermentasi yang optimum untuk menghasilkan kopi dengan mutu citarasa yang tinggi . penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. faktor pertama adalah wadah fermentasi yang terdiri dari 3 taraf yaitu: wi = keranjang rotan, w2 = ember plastik, dan w3 = karung plastik. faktor kedua adalah lama fermentasi (l) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu le = 12 jam, l2 =24 jam, dan l3 36 jam, dengan menggunakan kelompok, sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. analisis yang dilakukan terhadap kopi arabika yang dihasilkan meliputi: kadar air, ph, kandungan kafein, dan organoleptik hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan wadah fermentasi (w) dan lama fermentasi (l) berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap kadar air kopi, serta lama fermentasi (l) berpengaruh sangat nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH WADAH DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU KIMIA DAN CITARASA KOPI ARABIKA GAYO. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2012
Baca Juga : ANALISIS KUALITAS CITARASA KOPI ARABIKA ORGANIK PADA BEBERAPA KETINGGIAN TEMPAT DAN CARA PENGOLAHAN DI DATARAN TINGGI GAYO (Eka Wahyuni, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH VARIETAS DAN KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH TERHADAP MUTU WINE COFFEE (MUHAMMAD YUDI, 2018)