Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya popularitas stand up comedy di indonesia, khususnya melalui kompetisi stand up comedy indonesia (suci) yang memicu perkembangan komunitas stand up di berbagai daerah, termasuk banda aceh. meskipun komunitas ini menjadi wadah bagi para komika, banyak di antara mereka masih kesulitan menembus kancah nasional, salah satu alasan yang menjadi kesulitan komika adalah mereka belum bisa memaksimalkan strategi personal branding. ivan hidayat, salah satu komika di komunitas stand up indo banda aceh, berhasil menciptakan persona unik sebagai "ustadz ivan" dengan menggabungkan komedi dan dakwah islami, sehingga menarik perhatian lebih banyak penonton. penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi personal branding yang diterapkan oleh ivan hidayat menggunakan teori delapan model pembentukan personal branding oleh peter montoya, yang mencakup aspek spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, kenampakan, kesatuan, keteguhan, dan nama baik, untuk menciptakan personal branding yang konsisten dan dapat diingat. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui metode wawancara dan observasi. informan berjumlah 3 orang, dimana 1 orang menjadi informan utama yaitu ivan hidayat sebagai komika yang menjadi subjek penelitian ini, serta 2 orang informan pendukung, yaitu habib jordan dan rafli ananda sebagai penonton dan juga anggota komunitas. dari hasil penelitian ditemukan bahwa ivan menerapkan 8 model personal branding dari peter montoya, ia konsisten menampilkan identitas sebagai ustadz, baik di atas panggung maupun di media sosial, dengan memanfaatkan latar belakangnya sebagai pengajar agama. hasil penelitian juga menunjukkan bahwa model perbedaan dan kenampakan menjadi yang paling dominan dalam strategi personal branding ivan hidayat sehingga berhasil membangun persona yang kuat dan relatable, khususnya bagi audiens di aceh. keberhasilan ivan menunjukkan pentingnya personal branding yang unik dalam memperkuat daya tarik seorang komika agar lebih dikenal dan diingat oleh masyarakat luas. kata kunci: ivan hidayat, komika, personal branding, stand up comedy, stand up indo banda aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI PERSONAL BRANDING IVAN HIDAYAT SEBAGAI KOMIKA PADA KOMUNITAS STAND UP INDO BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Ilmu Komunikasi,2025
Baca Juga : IMPLEMENTASI PERSONAL BRANDING TOKOH POLITIK ILLIZA SA’ADUDDIN DJAMAL SEBAGAI CALON LEGISLATIF DPR-RI 2019-2024 DI KOTA BANDA ACEH (NAUFAL ILHAMSYAH ISKANDARSYAH, 2025)
Abstract
This research is motivated by the increasing popularity of stand-up comedy in Indonesia, particularly through the Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) competition, which has spurred the growth of stand-up comedy communities in various regions, including Banda Aceh. Although these communities serve as platforms for comedians, many still struggle to break into the national scene. One significant challenge faced by comedians is their inability to maximize personal branding strategies. Ivan Hidayat, one of the comedians from the Stand Up Indo Banda Aceh community, successfully created a unique persona as "Ustadz Ivan" by combining comedy with Islamic preaching, thereby attracting a larger audience. This study aims to explore the personal branding strategies implemented by Ivan Hidayat using Peter Montoya's Eight Models of Personal Branding, which encompass aspects of specialization, leadership, personality, distinctiveness, visibility, unity, persistence, and goodwill to create a consistent and memorable personal brand. The research employs a descriptive qualitative method through interviews and observations. The informants include three individuals: one primary informant, Ivan Hidayat, as the comedian and subject of this study, and two supporting informants, Habib Jordan and Rafli Ananda, as audience members and community members.The findings reveal that Ivan applies Montoya's eight models of personal branding, consistently presenting his identity as an ustadz both on stage and on social media by leveraging his background as a religious educator. The study also highlights that the models of distinctiveness and visibility are the most dominant in Ivan Hidayat's personal branding strategy, enabling him to build a strong and relatable persona, particularly for audiences in Aceh. Ivan's success underscores the importance of unique personal branding in enhancing a comedian's appeal and making them better recognized and remembered by the wider public. Keywords: Ivan Hidayat, Comic, Personal Branding, Stand-Up Comedy, Stand Up Indo Banda Aceh
Baca Juga : PERSONAL BRANDING DIGITAL INFLUENCER ACEH PADA AKUN INSTAGRAM @VIVIATAL (MEGA SUCI ANGGITA, 2023)