Merokok pada remaja berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental, baik pada perokok maupun yang terpapar asapnya, seperti meningkatkan risiko ketergantungan nikotin, gangguan paru-paru, penyakit jantung, serta masalah kognitif dan mental seperti kecemasan dan depresi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan paparan asap rokok dikalangan remaja usia sekolah menengah atas (sma). penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain korelatif dan menggunakan pendekatan cross sectional study. metode pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik proporsional random sampling dengan jumlah sampel terpilih sebanyak 273 responden dari 856 populasi di sma. alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner glover-nilsson smoking behavior questionnaire (gn-sbq) dan the secondhand smoke exposure scale (shses) yang disebarkan ke responden di ruang kelas (sekolah). hasil penelitian setelah disederhanakan menunjukkan bahwa sebanyak 123 dari 273 siswa merokok dengan mayoritas perilaku merokok mereka berada dalam kategori dengan tingkat ketergantungan ringan (63,4% responden), paparan asap rokok remaja berada dalam kategori paparan sedang (61% responden). terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dengan paparan asap rokok dikalangan remaja usia sekolah menengah atas (p-value = 0,000). kesimpulan semakin tinggi perilaku merokok, semakin besar risiko terpapar asap rokok. disarankan kepada pihak sekolah untuk memberikan edukasi yang mendalam tentang merokok dan paparan asap rokok kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman dan mencegah perilaku merokok siswa juga mempertimbangkan pemberian sanksi yang sesuai bagi siswa yang merokok.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN PAPARAN ASAP ROKOK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2024
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA PAPARAN ASAP ROKOK TERHADAP KEJADIAN TONSILITIS KRONIS DI POLIKLINIK THT-KL RSUDZA (YASHIFA HAZQIYA, 2018)
Abstract
Smoking among adolescents has serious implications for both physical and mental health, affecting smokers as well as those exposed to secondhand smoke. These effects include increased risks of nicotine addiction, lung disorders, heart diseases, and cognitive and mental health issues such as anxiety and depression. This study aimed to analyze the relationship between smoking behavior and exposure to tobacco smoke among high school-aged adolescents. The research employed a quantitative approach with a correlational design and a cross-sectional study method. Sampling was selected using proportional random sampling, resulting in a sample size of 273 respondents out of a total population of 856 students across state high schools. Data was collected using the Glover-Nilsson Smoking Behavior Questionnaire (GN-SBQ) and The Secondhand Smoke Exposure Scale (SHSES), administered to respondents in classroom settings. The results, after simplification, revealed that 123 out of 273 students were smokers, with the majority classified as having a low level of nicotine dependence (63.4% of respondents). Additionally, 61% of adolescents were found to have moderate levels of exposure to secondhand smoke. There was a significant relationship between smoking behavior and exposure to tobacco smoke among high school-aged adolescents, as indicated by a p-value of 0,000. The study concluded that the higher the smoking behavior, the greater the risk of exposure to tobacco smoke. It is recommended that schools provide comprehensive education about smoking and the dangers of secondhand smoke to enhance students' awareness and prevent smoking behaviors. Schools should also consider implementing appropriate sanctions for students who smoke.
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK BIJI PUTAT AIR (BARRINTONIA RACEMOSA) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK (dr. San Winata Badiri, 2020)