Abstrak afiatun muna. (2024). analisis permasalahan siswa asrama di sekolah menengah atas negeri dalam wilayah kota banda aceh. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dra. nurhasanah, m.pd dan jamilah aini nasution, s,pd., m.pd. masalah diartikan sebagai suatu kendala atau ketidaksesuaian antara harapan dengan kenyataan. sehingga perlu ditemukan penyebabnya untuk diverifikasi. siswa sebagai individu yang sedang berada dalam proses berkembang baik itu berkembang kearah kematangan maupun kemandirian. untuk mencapai kematangan tersebut, peserta didik memerlukan bimbingan karena mereka masih kurang memiliki pemahaman atau wawasan tentang dirinya dan lingkungannnya dan dalam pengalaman dalam menentukan arah kehidupannya. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan siswa asrama di sekolah menengah atas negeri dalam wilayah kota banda aceh menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas xi dan xii berjumlah 641 siswa, dengan sampel penelitian 247 siswa yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dan dihitung dengan rumus slovin. pengumpulan data menggunakan alat ungkap masalah yang terdiri dari 200 item pernyataan. lalu, data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan rumus persentase. berdasarkan hasil analisis data permasalahan siswa asrama di sekolah menengah atas negeri dalam wilayah kota banda aceh yang dilakukan peneliti menunjukkan hasil bahwa dari 247 siswa asrama terdapat 2% siswa tergolong dalam kriteria sangat bermasalah, 17% siswa tergolong dalam kriteria banyak bermasalah, 46% siswa tergolong dalam kriteria cukup banyak bermasalah, dan 35% siswa tergolong dalam kriteria sedikit bermasalah. berdasarkan kriteria hasil rata-rata bidang permasalahan, maka urutan bidang yang paling menganggu yaitu; karir dan pekerjaan (kdp) 30%, diri pribadi (dpi) 22%, jasmani dan kesehatan (jdk) 19%, pendidikan dan pekerjaan (pdp) 18%, hubungan muda mudi (hmm) 16%, waktu senggang (wsg) 16%, kondisi dan hubungan dalam keluarga (khk) 15%, agama,nilai, dan moral (anm) 14%, hubungan sosial (hso) 13%, dan ekonomi dan keuangan (edk) 7%. kata kunci : permasalahan, siswa asrama, sekolah menengah atas negeri
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PERMASALAHAN SISWA ASRAMA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DALAM WILAYAH KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling,2024
Baca Juga : PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MEMBACA PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 4 BANDA ACEH (Yenni Kusmiati, 2021)
Abstract
Afiatun Muna. (2024). Analysis of Dormitory Students’ Problems at Public Senior High Schools in Banda Aceh City. [Undergraduate Thesis. Syiah Kuala University]. Supervised by Dra. Nurhasanah, M.Pd and Jamilah Aini Nasution, S.Pd., M.Pd. A problem is defined as an obstacle or a discrepancy between expectations and reality, necessitating the identification of its causes for verification. Students, as individuals in the process of growth, require guidance to achieve maturity and independence, as they often lack understanding or insight about themselves, their environment, and experience in determining their life direction. This study aims to describe the problems faced by dormitory students at public senior high schools in Banda Aceh City using a descriptive quantitative approach. The population of this study comprised all 641 students in grades XI and XII, with a sample of 247 students determined through simple random sampling and calculated using the Slovin formula. Data collection was conducted using the Problem Identification Instrument, which consists of 200 statement items. The collected data were analyzed using a percentage formula. The analysis results revealed that among the 247 dormitory students, 2% were categorized as having very severe problems, 17% as having many problems, 46% as having moderate problems, and 35% as having few problems. Based on the average criteria of problem areas, the most disturbing areas were ranked as follows: career and employment (30%), self-identity (22%), physical and health issues (19%), education and employment (18%), romantic relationships (16%), leisure time (16%), family conditions and relationships (15%), religion, values, and morals (14%), social relationships (13%), and economy and finance (7%). Keywords: Problems, Dormitory Students, Public Senior High Schools
Baca Juga : PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH MENENGAH RNATAS TENTANG PENYAKIT PERIODONTALRN(MURID KELAS XII DI SMAN 3 KOTA BANDA ACEH) (Fuad Dirja, 2014)