Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RAIHAN SAFIRA, PERSEPSI PENJUAL TERHADAP PENERAPAN PEMBAYARAN QUICK RESPONSE INDONESIA CODE STANDARD (QRIS) DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Ekonomi,2024

Abstrak raihan safira (2024), persepsi penjual terhadap penerapan pembayaran quick response indonesia code standard (qris) di kota banda aceh. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dra. ruaida, m.si. dan dr. t.m jamil, m.si. pada abad 21 sudah menggunakan serba teknologi, begitu pula dalam penjualan mengikuti perkembangan teknologi yang mulai menerapkan pembayaran melalui online yaitu menggunakan quick response indonesia code standard (qris). qris dipahami sebagai kode digital yang penggunaannya hanya tinggal dipindai saja. pemanfaatan dari qris ini sendiri sangat memudahkan bagi para penggunakan dalam melakukan pembayaran tanpa memerlukan uang tunai, namun yang menjadi kendala dalam penggunaan qris dialami oleh pengguna yaitu sering terjadinya permasalahan jaringan sehingga adanya keterlambatan masuknya uang dalam rekening penerima. tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi para penjual dengan adanya penerapan pembayaran metode qris di banda aceh. metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. subjek yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan 10 orang responden yaitu penjual yang menerapkan pembayaran menggunakan qris yang ada di kota banda aceh. teknik pengumpulan data meliputi teknik kepustakaan, teknik lapangan yaitu wawancara dan dokumentasi. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat persepsi yang sama bagi penjual mengenai permasalahan qris dalam penggunaanya mulai dari masalah jaringan, keterlambatan masuknya uang dalam rekening penjual, namun ada satu penjual yang merasa kurang puas dengan biaya admin yang memberatkan penjual, serta konsumen kalangan orang tua yang belum mengetahui penggunaan qris. terdapat pula kesamaan sudut pandang terkait pemanfaatan dari penerapan pembayaran menggunakan qris yaitu memudahkan dalam proses transaksi khususnya bagi kalangan remaja yang tidak perlu membawa uang cash secara berlebihan, merasa lebih aman dan nyaman dalam penyimpanan uang karena langsung masuk kedalam rekening penjual. kata kunci : persepsi, sistem pembayaran non tunai, quick response indonesia code standard (qris)



Abstract

ABSTRACT Raihan Safira (2024), Sallers’ Percepcionts Of The Implemantation Of Quick Response Indonesia Code Standard (QRIS) Paymants In Banda Aceh City. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Under Direction of Dra. Ruaida, M.Si. and Dr. T.M Jamil, M.Si. In the 21st century, all technology is used, as well as sales, following technological developments that are starting to implement online payments, namely using the Quick Response Indonesia Code Standard (QRIS). QRIS is understood as a digital code whose use only needs to be scanned. QRIS aims to make digital payments easier for the public and can be monitored by regulators from one side. The use of QRIS it self makes it very easy for users to make payments without needing cash, but the problem with using QRIS is that users experience frequent network problems resulting in delays in the entry of money into the recipient's account. The aim of this research is to determine the perceptions of sellers regarding the implementation of the QRIS payment method in Banda Aceh. The research method used is qualitative, with descriptive research type. The subjects used in this research involved 10 respondents, namely sellers who implemented payments using QRIS in the city of Banda Aceh. Data collection techniques include library techniques, field techniques, namely interviews and documentation. The results of this research show that there is the same perception for sellers regarding QRIS problems in using it, starting from network problems, delays in getting money into the seller's account, but there is one seller who feels dissatisfied with the burdensome admin fees for sellers, as well as older consumers who not yet aware of the use of QRIS. There are also similar points of view regarding the benefits of implementing payments using QRIS, namely making the transaction process easier, especially for teenagers who don't need to carry excess cash, feel safer and more comfortable when storing money because it goes directly into the seller's account. Keywords: Perception, Non-cash Payment System, Quick Response Indonesia Code Standard (QRIS)



    SERVICES DESK