Resin akrilik polimerisasi panas merupakan bahan yang sering digunakan dalam pembuatan basis gigi tiruan, namun bahan ini memiliki kekuatan transversal yang rendah sehingga mudah terjadi fraktur dan juga dapat mengalami perubahan dimensi. beberapa penelitian menyebutkan penambahan beberapa bahan filler seperti aluminium oksida, serat kaca, dan hidroksiapatit dapat meningkatkan sifat-sifat tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan hidroksiapatit tulang sapi pada resin akrilik polimerisasi panas terhadap kekuatan transversal dan perubahan dimensi. spesimen terbuat dari resin akrilik polimerisasi panas berbentuk plat dengan ukuran 65 mm x 10 mm x 2,5 mm untuk uji kekuatan transversal dan berbentuk persegi dengan ukuran 25 mm x 25 mm x 1 mm untuk uji perubahan dimensi. sebanyak 12 spesimen untuk kekuatan transversal dan 12 spesimen untuk uji perubahan dimensi dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok penambahan hidroksiapatit 2%, 3%, dan 5%. data dianalisis menggunakan one-way anova dan dilakukan uji lanjut menggunakan post-hoc lsd. hasilnya menunjukkan terdapat penurunan kekuatan transversal pada kelompok dengan penambahan hidroksiapatit 3% dan 5% dan peningkatan perubahan dimensi baik pada kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan. kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh penambahan hidroksiapatit tulang sapi pada resin akrilik polimerisasi panas, yaitu terjadi penurunan nilai kekuatan transversal dan peningkatan perubahan dimensi. kata kunci: resin akrilik polimerisasi panas, hidroksiapatit tulang sapi, kekuatan transversal, perubahan dimensi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN HIDROKSIAPATIT TULANG SAPI PADA RESIN AKRILIK POLIMERISASI PANAS TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSAL DAN PERUBAHAN DIMENSI. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2024
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK DAUN BIDARA (ZIZIPHUS MAURITIANA LAM.) TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSAL DAN ELONGASI RESIN AKRILIK (Fadia Melfany, 2022)
Abstract
Heat-cured acrylic resin is commonly used in the fabrication of denture bases, but it is known for its low transverse strength, making it prone to fractures, and it is also susceptible to dimensional changes. Several studies have suggested that adding fillers such as aluminum oxide, glass fibers, and hydroxyapatite can improve these properties. This study aims to assess the effects of incorporating hydroxyapatite derived from bovine bone into heat-cured acrylic resin on its transverse strength and dimensional stability. Specimens were prepared from heat-cured acrylic resin in the form of plates measuring 65 mm x 10 mm x 2,5 mm for transverse strength testing and squares measuring 25 mm x 25 mm x 1 mm for dimensional change testing. A total of 12 specimens were used for each test, divided into 4 groups: the control group and groups with 2%, 3%, and 5% hydroxyapatite addition. The data were analyzed using One-Way ANOVA, followed by Post-Hoc LSD testing. The results indicated a decrease in transverse strength for the groups with 3% and 5% hydroxyapatite, as well as an increase in dimensional change in both the control and treatment groups. In conclusion, the incorporation of hydroxyapatite from bovine bone into heat-cured acrylic resin resulted in a reduction in transverse strength and an increase in dimensional changes. Keywords: Heat cured acrylic resin, bovine bone hydroxyapatite, transverse strength, dimensional changes
Baca Juga : STUDI ANTIBIOFILM KITOSAN NANOPARTIKEL TERHADAP CANDIDA ALBICANS BERKAITAN DENGAN RESISTENSI FRAKTUR RESIN AKRILIK (WAHIDA PUTRI NURUL HAFIZAH, 2021)