Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Hasnanda Yahya, PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MEKANISASI PERTANIAN DI KABUPATEN ACEH BESAR.. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2007

Permasalahan yang dihadapi pemerintah di masa yang akan datang di bidang pangan dan tenaga adalah: (1) perlunya peningkatan terus- menerus jumlah dan mutu produksi tanaman pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang semakin meningkat, (2) konsumsi energi dalam negeri yang juga terus meningkat sejalan dengan semakin meningkatnya kebutuhan prasarana untuk penduduk dan laju industrialisasi ( irwanto dalam rusdi, 1998). tujuan penelitian ini adalah membangun sistem informasi untuk pengembangan mekanisasi pertanian di kabupaten aceh besar . data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai badan instansi pemerintah dan literatur/pustaka. analisis data meliputi perhitungan kebutuhan traktor dan thresher, dan klasifikasi daerah pengembangan mekanisasi pertanian menurut tingkat kesiapan. perhitungan kebutuhan traktor dan kebutuhan thresher sebagai alat pengolah tanah dan alat perontok padi didasarkan pada beberapa faktor penentu, antara lain: luas lahan, waktu yang tersedia untuk menyelesaikan pekerjaan pengolahan tanah, kapasitas kerja alat, jam kerja per hari dan efesiensi waktu kerja. hasil penelitian rnenunjukkan bahwa jumlah alternatif kebutuhan masing- masing traktor di kabupaten aceh besar adalah sebagai berikut: traktor roda empat mini 249 unit, traktor roda empat sedang 61 unit, traktor roda empat besar 26 unit, traktor roda dua 1362 unit. hasil klasifikasi tingkat kesiapan daerah pengembangan mekanisasi pertanian di kabupaten aceh besar menunjukkan bahwa sebagian besar daerah tergolong daerah tipe ii (daerah setengah siap), yaitu mencakup kecamatan kota jantho, seulimum, lembah seulawah, kuta malaka, suka makmur, montasik, lngin jaya, krueng barona jaya, kuta baro, darul lmarah. darul kamal. sementara kecamatan indrapuri, lhoong dan kuta cut glie tergolong daerah tipe 1-b (daerah siap), sedangkan kecamatan pulo aceh, peukan bada, lhoknga, leupung, baitussalam dan mesjid raya tergolong daerah tipe iii (daerah bebas alat). adapun kecamatan darussalam dan simpang tiga tingkat kesiapan daerahnya menunjukkan lancar yang tergolong tipe i-a.



Abstract



    SERVICES DESK