Perangkap lalat buah merupakan salah satu solusi yang efektif dalam pengendalian hama pada tanaman hortikultura, khususnya cabai. meningkatnya serangan lalat buah yang dapat merugikan hasil pertanian, sehingga diperlukan inovasi dalam desain alat perangkap yang sesuai dengan kebutuhan petani. penelitian ini bertujuan untuk merancang produk perangkap lalat buah yang efektif dan efisien dengan menggunakan metode quality function deployment (qfd) untuk mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan pengguna. analisis data dilakukan dengan membangun house of quality (hoq) untuk menghubungkan suara pelanggan (voice of customer) dengan karakteristik teknis produk yang diinginkan. hasil penelitian menunjukkan bahwa desain perangkap lalat buah yang diusulkan mampu memenuhi kebutuhan petani dengan mempertimbangkan faktorfaktor seperti efektivitas, kemudahan penggunaan, dan biaya produksi. dengan penerapan metode qfd, desain produk yang dihasilkan tidak hanya inovatif tetapi juga relevan dengan harapan dan kebutuhan pengguna, sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian dan mengurangi kerugian akibat serangan hama.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN PERANGKAP LALAT BUAH PADA TANAMAN HORTIKULTURA MENGGUNAKAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT). Banda Aceh Teknik Mesin dan Industri,2024
Baca Juga : KEEFEKTIFAN DOSIS ATRAKTAN PETROGENOL DAN JUMLAH LUBANG PERANGKAP DALAM MENGENDALIKAN HAMA LALAT BUAH (DIPTERA : TEPHRITIDAE) PADA TANAMAN JAMBU MADU (Paijal, 2021)
Abstract
Fruit fly traps are an effective solution for pest control in horticultural crops, particularly chili peppers. The increasing incidence of fruit fly infestations, which can significantly damage agricultural yields, necessitates innovation in trap design to meet farmers' needs. This study aims to design an effective and efficient fruit fly trap using the Quality Function Deployment (QFD) method to identify and fulfill user requirements. Data analysis was conducted by constructing a House of Quality (HOQ) to link the Voice of Customer (VOC) with the desired technical characteristics of the product. The results indicate that the proposed fruit fly trap design meets farmers' needs by considering factors such as effectiveness, ease of use, and production costs. By applying the QFD method, the resulting product design is not only innovative but also relevant to user expectations and needs, thereby enhancing agricultural yields and reducing losses due to pest infestations.
Baca Juga : KERAGAMAN SPESIES LALAT BUAH (DIPTERA: TEPHRITIDAE) PADA JERUK LEMON DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Cut Zarra Fazia, 2017)