Sekam merupakan limbah dari penggilingan padi yang dapat memberi nilai tambah bila diolah lebih lanjut. proses penghancuran limbah secara alami berlangsung larnbat, sehingga tumpukan limbah dapat mengganggu lingkungan sekitarnya dan berdampak terhadap kesehatan manusia. padahal melalui pendekatan teknologi, limbah pertanian dapat diolah lebih lanjut menjadi hasil sarnpingan yang berguna di sarnping produk utamanya. pembuatan briket arang sekarn dimaksud untuk memperbaiki sifat fisik sekam agar lebih mudah ditangani dan dimanfaatkan lebih lanjut. oleh karena itu perlu diupayakan pemanfaatannya, salah satu caranya yaitu dengan memanfaatkan limbah tersebut menjadi briket arang yang dapat dijadikan sebagai sumber energi altcmatif pengganti kayu bakar dan minyak tanah. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh komposisi arang sekam dan perekat tanah liat terhadap mutu briket arang sekam. pengarangan sekam padi dilakukan dengan menggunakan drum statis yang dirancang secara sederhana. pembriketan menggunakan perekat tanah liat dengan taraf campuran dalam gram (1:10, 2:10, 3:10, 4:10, 5:10 dan 6:10) yang kernudian diaduk hingga rata dan dimasukkan kedalam cetakan yang berukuran 4 cm x 7 cm (berbentuk silinder). setelah siap dicetak, briket dikeringkan di bawah sinar matahari sampai kering. hasil penelitian kemudian diolah dengan metode rancangan acak lengkap (ral) non-faktorial dengan 3 kali ulangan setiap perlakuan. dari hasil uji f, menunjukkan bahwa perlakuan beda taraf campuran perekat tanah liat dalam pembuatan briket arang sekam berpengaruh sangat nyata (p>0.01) terhadap n.ilai bakar briket, kadar air briket. kuat tekan briket dan lama ketahanan pembakaran briket. briket arang sekam hasil penelitian ini memiliki nilai bakar tertinggi 15618,51 j/gr pada taraf p0 ( 1: 10) dengan kadar perekat 100 gr dan terendah 14586.65 j/gr pada taraf ps (6:1 0) dengan kadar perekat 600 gr. kadar air briket yang bagus terdapat pada taraf po (1: 10) dengan kadar perekat 100 gr yaitu 5.27 %. untuk kuat tekan tertinggi pada briket sebesar 2.84 kg/cm2 pada taraf ps (6: 10) dengan kadar perekat 600 gr dan terendah 2,42 kg/cm2 pada taraf p 1 (1: 10) dengan kadar perekat 100 gr, sementara untuk lama ketahanan pembakaran briket arang sekam tertinggi 1,55 kg/jam pada taraf p0 (1: 10) dengan kadar perekat 100 gr dan terendah 1,90 kg/jam pada taraf ps (6: 10) dengan kadar perekat 600 gr tanah liat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KOMPOSISI ARANG SEKAM DAN PEREKAT TANAH LIAT TERHADAP MUTU BRIKET ARANG SEKAM. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2006
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN ARANG SEKAM TERHADAP PERTUMBUHAN BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA L.) (NISA NURJANNAH BANCIN, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KOMPOSISI PEREKAT TAPIOKA TERHADAP MUTU BRIKET ARANG CANGKANG KELAPA SAWIT (Cut Noer Hurya Ulfah, 2024)