Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan tambahan (admuxture) sikacrete-w terhadap kuat tanik lentur beton pada pengocoran di dalam air. besarnya persentase sikacrete-w yang digunakan 8 %, 9 % dan 10 % dan berat semen faltor air semen (fas) yang digunakn adalh 0,40, 0,45 dan 0,50 benda ut sejumlah 66 buah balok beton berukuran i5 cm x i5 cm x 60 cm untul pengupan kuat tanik lentur dan 66 buah kubus kontrol berukuran i5 cm x i5 cm x i5 cm untuk pengujian kuat tekan. hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan nilai kuat tarik lentur rata-rata beton terbesar terjadi pada pengerjaan pengecoran kering di dalam air dengan penambahan 8 % sikacrete-w untuk rancangan adukan dengan fas 0,40, sebesar 70,130% dari kuat tarik lentur beton dengan pengerjaan pengecoran normal peradatan penurunan maka kuat tarik lentur rata-rata beton terkecil terdapat pada pengerjaan pengecoran normal tanpa peradatan untuk fas 0,40, sebesar 0645% nilai kuat tarik lentur rata-rata beton terbesar dan keseluruhan vars pengeraan tcradi pada pengecorn normal permadatan untuk fas 0,40 . hasil analisis varian yang dilakukan terhadap hasil penelitian menunyukkan bahwa penggunaan faktor air semen (fas) dan interaksi antar fas dan sikacrete-w berpengaruh signifikan terhadap kuat tarik lentur, sedangan pengunaan sikacrete-w tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kuat tarik lentur namun demikian, pengecoran beton di dalam air dengan dan tanpa menggunakan sikacrete-w menghasilkan kuat tarik lentur beton yang masih berada di bawah kuat tarik lentur beton yang dicor dalam keadaan normal. hubungan kuat tarik lentur terhadap kuat tekan beton adalah sebesar 9,18% f'c sampai 20,158%f'c.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENGGUNAAN ADMIXTURE PADA PENGECORAN DI DALAM AIR TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN AIR DAN SEMEN PADA SUATU PERENCANAAN CAMPURAN (MIX DESIGN) TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,3; 0,4; DAN 0,5) (SAFRIAN, 2014)