Abstrak ridha hayatun desky. (2024). pendokumentasian tari bello mesusun dengan notasi laban di sanggar seni alas (ssa) kabupaten aceh tenggara. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dra. tri supadmi, m.sn., dan tengku hartati, s.pd., m.pd. penelitian ini berjudul, “pendokumentasian tari bello mesusun dengan notasi laban di sanggar seni alas (ssa) kabupaten aceh tenggara” membahas masalah bagaimana pendokumentasian gerak tari bello mesusun dengan notasi laban di sanggar seni alas (ssa) kabupaten aceh tenggara, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendokumentasian tari bello mesusun dengan notasi laban di sanggar seni alas (ssa) kabupaten aceh tenggara. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dapat menjelaskan tari bello mesusun secara mendalam. subjek penelitian adalah ketua sanggar, pelatih sanggar, dan tokoh adat. sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah gerak tari bello mesusun. data penelitian ini diperoleh melalui tehnik studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. analisis data melalui reduksi data dengan merangkum hal-hal penting kemudian menyajikan data secara urut dan jelas kemudian terakhir penarikan kesimpulan. berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa tari bello mesusun merupakan salah satu tari tradisional yang tariannya tariannya memiliki banyak pengulangan gerak dimana pada pencatatan notasi laban gerak-gerak di dalam tariannya memiliki gerakan sederhana dan serempak seirama dengan musik dan syair tarinya. tari bello mesusun ditarikan oleh beberapa wanita berjumlah ganjil 5, 7 atau 9 penari. tempo dalam tarian bello mesusun hanya memakai tempo pelan dan sedang dengan seluruh penari melakukan gerakan yang sama. pola lantai yang digunakan ada tiga yaitu garis lurus vertikal, horizontal dan pola lantai diagonal v. tari bello mesusun memiliki durasi 5-6 menit dan terdapat 23 ragam gerak yang memiliki tiga tahapan utama yaitu salam pembuka, sabung lime (proses pembuatan sirih), dan salam penutup. kata kunci: pendokumentasian tari, bello mesusun, notasi laban.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENDOKUMENTASIAN TARI BELLO MESUSUN DENGAN NOTASI LABAN DI SANGGAR SENI ALAS (SSA) KABUPATEN ACEH TENGGARA. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1),2024
Baca Juga : PENDOKUMENTASIAN TARI LAWEUT DI SANGGAR SENI SEULAWEUT DENGAN NOTASI LABAN (Poetri Ashilla, 2024)
Abstract
ABSTRACT Ridha Hayatun Desky. (2024). Documenting Bello Mesusun Dance with Laban Notation at Sanggar Seni Alas (SSA) Southeast Aceh Regency. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Dra. Tri Supadmi, M.Sn., and Tengku Hartati, S.Pd., M.Pd. This study entitled, “Documentation of Bello Mesusun Dance with Laban Notation in the Sanggar Seni ALas (SSA) Southeast Aceh Regency” discusses the problem of how the documentation of Bello Mesusun dance movements with Laban Notation in the Sanggar Seni Alas (SSA) Southeast Aceh Regency, this study aims to describe the documentation of Bello Mesusun dance with Laban Notation in the Sanggar Seni Alas (SSA) Southeast Aceh Regency. This research uses a qualitative approach with a descriptive type of research that can explain Bello Mesusun dance in depth. The research subjects were the head of the studio, the studio trainer, and traditional leaders. While the object of this research is Bello Mesusun dance movement. This research data was obtained through literature study techniques, observation, interviews, and documentation. Data analysis through data reduction by summarizing important things then presenting the data in order and clearly then finally drawing conclusions. Based on the results of the study, it shows that Bello Mesusun dance is one of the traditional dances whose dance has a lot of repetition of movements where in recording laban notations the movements in the dance have simple and unison movements in rhythm with the music and dance verses. Bello Mesusun dance is danced by several women with an odd number of 5, 7 or 9 dancers. The tempo in Bello Mesusun dance only uses a slow and medium tempo with all dancers doing the same movements. There are three floor patterns used, namely vertical, horizontal and diagonal V floor patterns. Bello Mesusun dance has a duration of 5-6 minutes and there are 23 varieties of movements that have three main stages, namely opening greetings, Sabung Lime (betel nut making process), and closing greetings. Keywords: Dance Documentation, Bello Mesusun, Laban Notation.
Baca Juga : BENTUK PENULISAN NOTASI LABAN TARI LIKOK PULO PADA SANGGAR SYECH AHMAD BAIDEHON DI PULO ACEH (CUT NADEVI WULAN TRIANI, 2024)