Indonesia merupakan negara tropis memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau, yang mengakibatkan batuan mengalami pelapukan, banyak faktor lain yang mempengaruhi terjadinya longsoran diantaranya, lereng yang terjal, aktivitas manusia, jenis batuan juga sangat mempengaruhi kuatnya sebuah lereng, oleh karna itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terhadap sebuah lereng pada kecamatan leupung, aceh besar, km 21. lereng ini berada tepat dipinggir jalan utama banda aceh-meulaboh, sehingga memiliki resiko yang tinggi terhadap kecelakaan akibat longsor. tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis longsoran berdasarkan parameter arah kemiringan dan bidang kemiringan sebuah kekar, kemudian mendapatkan nilai indeks kekuatan batuan menggunakan perhitungan geological strength index (gsi) bertujuan untuk membantu mendapatkan nilai faktor keamanan lereng menggunakan finite element method (metode elemen hingga). nilai geological strength index (gsi) menunjukkan angka 50,76 sehingga menggambarkan keadaan lereng yang stabil. hasil menunjukkan teridentifikasi satu jenis longsoran pada lereng ini, yaitu jenis longsoran guling (flexural toppling) dan menunjukkan adanya beberapa variasi nilai faktor keamanan lereng, memberikan wawasan penting untuk pengelolaan resiko longsoran di daerah tersebut. faktor keamanan lereng pada penelitian ini memperoleh hasil lebih dari satu yang dianggap stabil secara teoritis, sedangkan secara praktek lereng dianggap kritis dikarenakan nilai fk dalam rentang 1,07-1,5, menurut bowles (1984). kata kunci: lereng, jenis longsoran, faktor keamanan, geological strength index, finite element method.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI JENIS LONGSORAN DAN ANALISIS FAKTOR KEAMANAN LERENG MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD (FEM) DENGAN BANTUAN FOTOGRAMETRI TERESTRIAL DI JL. BANDA ACEH-MEULABOH, KM 21, LEUPUNG, ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Teknik Pertambangan,2024
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH INFILTRASI AIR HUJAN TERHADAP KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE JANBU PADA LERENG OUTPIT DISPOSAL, SITE SERONGGA PT BARAMEGA CITRA MULIA PERSADA (Muhammad Hanif Khuzaifi, 2025)
Abstract
Indonesia is a tropical country with two seasons, namely the rainy season and the dry season, which causes rocks to weather. Many other factors influence landslides, including steep slopes, human activities, and the type of rock, which also significantly affects the strength of a slope. Therefore, researchers are interested in conducting a study on a slope in Leupung District, Aceh Besar, KM 21. This slope is located right next to the main Banda Aceh-Meulaboh road, making it highly susceptible to landslide-related accidents. The purpose of this research is to identify the type of landslide based on the parameters of slope direction and the inclination plane of a joint, and then to obtain the rock strength index value using the Geological Strength Index (GSI) calculation, aimed at helping to determine the slope safety factor using the Finite Element Method. The Geological Strength Index (GSI) value shows a figure of 50.76, indicating a stable slope condition. The results show that one type of landslide has been identified on this slope, namely the flexural toppling type, and it indicates several variations in slope safety factor values, providing important insights for landslide risk management in the area. The slope safety factor in this study obtained results greater than one, which is considered theoretically stable, whereas in practice, the slope is considered critical due to the FK value in the range of 1.07-1.5, according to Bowles. (1984). Keywords: Slopes, Types of landslides, Safety Factor, Geological Strength Index, Finite Element Method.