Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD EDWIN MUFID, FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPSIAGAAN PEREMPUAN BANDA ACEH PASCA 20 TAHUN TSUNAMI ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2024

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesiapsiagaan perempuan di banda acehdalam menghadapi ancaman tsunami dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan tersebut. menggunakan desain penelitian kuantitatif analitik, tingkat kesiapsiagaan diukur melalui analisis indeks yang didapat dari kuesioner oleh lipi/unesco yang disesuaikanuntuk masyarakat umum, sementara faktor-faktor yang mempengaruhinya dianalisis menggunakan regresi logistik ordinal pada beberapa variabel independen seperti usia, tingkat pendidikan, pendapatan, status perkawinan, pengalaman bencana, dukungan sosial, budaya, dan kepercayaan. hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan perempuan di banda acehmasih bervariasi, dengan mayoritas responden berada dalam kategori "belum siap" sebanyak 33orang (24,6%) dan dalam kategori “sangat siap” sebanyak 30 orang (22,4%). analisismenggunakan regresi logistik ordinal menunjukkan tingkat pendidikan, budaya dan kepercayaan(p-value < 0,05) berpengaruh signifikan dan keduanya menunjukkan hubungan negatif yangditandai nilai estimasi bertanda negatif (-). penelitian ini menunjukkan bahwa norma budaya yangmembatasi peran perempuan dan keyakinan agama yang tinggi cenderung mengurangikesiapsiagaan mereka.



Abstract

This study aims to assess the level of preparedness of women in Banda Aceh in facing the threatof tsunami and to identify the factors that affect the preparedness. Using an analytical quantitativeresearch design, the level of preparedness was measured through the analysis of indices obtainedfrom questionnaires by LIPI/UNESCO tailored to the public, while the factors influencing it wereanalyzed using ordinal logistic regression on several independent variables such as age, educationlevel, income, marital status, disaster experience, social support, culture, and religious beliefs.The results of the study show that women's preparedness in Banda Aceh is still varied, with themajority of respondents in the "Not Ready" category as many as 33 people (24.6%) and in the"Very Ready" category as many as 30 people (22.4%). Analysis using ordinal logistic regressionshowed that education level, culture and religious beliefs (p-value < 0.05) had a significant effectand both showed a negative relationship marked by a negative (-) estimated value. This studyshows that cultural norms that limit women's roles and high religious beliefs tend to reduce theirpreparedness.



    SERVICES DESK