Bandwagon effect sangat marak terjadi di tengah kecanggihan perkembangan zaman, termasuk bagi kalangan mahasiswa. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecenderungan fenomena bandwagon effect pada penggunaan aplikasi tiktok pada mahasiswa fkip universitas syiah kuala. bandwagon effect berdampak begitu besar baik untuk gaya hidup, pekerjaan, pendidikan, kesenian, kesehatan dan lain sebagainya. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa fkip universitas syiah kuala dan terutama yang menggunakan aplikasi tiktok. sampel penelitian ini terdiri dari 372 mahasiswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. teknik pengumpulan data menggunakan skala bandwagon effect yang terdiri dari 35 item pernyataan, serta menggunakan teknik analisis data berupa analisis deskriptif. hasil penelitian dengan teknik analisis data deskriptif didapatkan sebagian besar mahasiswa fkip universitas syiah kuala yaitu 221 mahasiswa dengan persentase 58% berada pada kategori bandwagon effect sedang. berdasarkan per fitur, pada fitur penambahan music tertinggi dengan sebanyak 150 mahasiswa (39%) berada pada kategori sangat tinggi, lalu fitur hapus komen dan blokir pengguna secara massal terendah dengan sebanyak 105 mahasiswa (27%) berada pada kategori sedang. berdasarkan per jurusan, pada jurusan pendidikan bahasa dan sastra indonesia tertinggi dengan sebanyak 17 mahasiswa (74%) berada pada kategori tinggi, lalu jurusan pendidikan kimia terendah dengan sebanyak 11 mahasiswa (48%) berada pada kategori sedang. maka disimpulkan hasil dari data keseluruhan menunjukkan, bahwa bandwagon effect pada mahasiswa fkip universitas syiah kuala memperlihatkan bahwa mahasiswa dalam efek ikut-ikutan tersebut tidak terlalu kuat atau masif, tetapi masih cukup signifikan orang mengikuti tren tiktok, tetapi tidak dengan intensitas yang sangat tinggi. mungkin tren tersebut belum menjadi mainstream (arus utama), tetapi cukup berpengaruh untuk mendorong sebagian orang untuk ikut serta.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KECENDERUNGAN FENOMENA BANDWAGON EFFECT DALAM PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK PADA MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling,2024
Baca Juga : FAKTOR FAKTOR YANG MENDORONG MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BEKERJA PART-TIME (Lina Aprilia, 2020)
Abstract
Bandwagon Effect is very rampant in the midst of the sophistication of the times, including for students. This study aims to describe the level of tendency of the Bandwagon Effect phenomenon on the use of the TikTok application in FKIP students at Syiah Kuala University. The Bandwagon Effect has a huge impact on lifestyle, work, education, arts, health and so on. This research uses a quantitative approach with descriptive research type. The population of this study were all FKIP students of Syiah Kuala University and especially those who used the TikTok application. The sample of this study consisted of 372 students using purposive sampling technique. The data collection technique used a Bandwagon Effect scale consisting of 35 statement items, and using data analysis techniques in the form of descriptive analysis. The results of the study using descriptive data analysis techniques obtained most of the FKIP students of Syiah Kuala University, namely 221 students with a percentage of 58% were in the moderate Bandwagon Effect category. Based on per feature, the highest feature of adding music with 150 students (39%) is in the very high category, then the feature of deleting comments and blocking users in bulk is the lowest with 105 students (27%) in the moderate category. Based on per department, the highest Indonesian Language and Literature Education department with 17 students (74%) is in the high category, then the lowest Chemistry Education department with 11 students (48%) is in the medium category. So it is concluded that the results of the overall data show that the Bandwagon Effect on FKIP students at Syiah Kuala University shows that students in the Bandwagon Effect are not too strong or massive, but still significant enough that people start to follow certain trends, but not with very high intensity. Perhaps the trend has not yet become mainstream, but it is influential enough to encourage some people to participate.
Baca Juga : PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TIKTOK TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA (SITI HAZLINA, 2025)