Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SOFI ALFIA ZUHRA, HUBUNGAN PARITAS, PENDIDIKAN, DAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI PADA ANAK USIA 6-23 BULAN DI PUSKESMAS JEULINGKE BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2024

Pemberian makanan pendamping air susu ibu (mpasi) yang tidak tepat dapat berdampak buruk terhadap anak di bawah usia dua tahun. beberapa faktor yang berkaitan dengan pemberian mpasi yang tidak tepat adalah paritas, pengetahuan dan pendidikan ibu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian mpasi serta hubungan paritas, pendidikan, dan pengetahuan ibu terhadap pemberian mpasi pada anak usia 6-23 bulan di puskesmas jeulingke banda aceh. jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional, pengambilan data dilakukan pada bulan september hingga oktober 2024. sampel pada penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia 6-23 bulan yang memenuhi kriteria penelitian di wilayah kerja puskesmas jeulingke banda aceh. teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. analisis uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji spearman pada confident interval 90% dan α 0,1. hasil penelitian yang diperoleh dari total 76 subjek yang diikutkan dalam penelitian, yaitu sebanyak 65,8% ibu melakukan pemberian mpasi yang tepat. hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan paritas terhadap pemberian mpasi (p = 0,194, r = -0,151) serta terdapat hubungan antara pendidikan ibu (p = 0,049, r = 0,227) dan pengetahuan ibu (p = 0,028, r = 0,253) terhadap pemberian mpasi. kesimpulan pada penelitian ini tidak terdapat hubungan paritas terhadap pemberian mpasi dan terdapat hubungan yang lemah antara pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap pemberian mpasi pada anak usia 6-23 bulan di puskesmas jeulingke banda aceh. dalam upaya menerapkan pemberian mpasi yang tepat perlu ditingkatkan pendidikan dan pengetahuan ibu sebagai pelaku utama dalam pemberian mpasi.



Abstract

Inappropriate complementery feeding can have bad impact on children under the age of two. Some of the factors related to inappropriate complementary feeding are parity, knowledge, and maternal education. This study aims to find out the overview of complementary feeding and the relationship between parity, education, and maternal knowledge with complementary feeding to children aged 6-23 months at the Jeulingke Health Center in Banda Aceh. This type of research is an analytical observational research with a cross sectional design, data collection is carried out from September to October 2024. The sample in this study is all mothers who have children aged 6-23 months who meet the research criteria in the work area of the Jeulingke Banda Aceh Health Center. The sampling technique used is consecutive sampling. The statistical test analysis in this study used the Spearman test at a confidence interval of 90% and α of 0.1. The results of the study were obtained from a total of 76 subjects included in the study, namely as many as 65.8% of mothers provided appropriate complementary feeding. The results of the analysis showed that there was no parity relationship with complementary feeding (P = 0.194, r = -0.151) and there was a relationship between maternal education (P = 0.049, r = 0.227) and maternal knowledge (P = 0.028, r = 0.253 with complementary feeding. The conclusion in this study was that there was no parity relationship with complementary feeding and there was a weak relationship between education and maternal knowledge with complementary feeding to children aged 6-23 months at the Jeulingke Health Center in Banda Aceh. In an effort to implement the right complementary feeding, it is necessary to improve the education and knowledge of mothers as the main actors in providing complementary foods.



    SERVICES DESK