Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
GHINA ZUHAIRA, PERSEPSI BERBAGAI PIHAK TERHADAP HYBRID CURRICULUM PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER 2021-2024 DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2024

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan yang merangkum tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. hybrid curriculum adalah salah satu bentuk inovasi kurikulum yang dikembangkan yaitu, kurikulum yang berfokus pada kombinasi problem-based learning (pbl) dan longitudinal courses (konvensional). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa, alumni, dosen pengajar, dan stakeholders terhadap hybrid curriculum yang sudah diberlakukan di fakultas kedokteran universitas syiah kuala (fk usk) sejak tahun 2021 hingga 2024. metode kualitatif dengan pendekatan grounded theory mewarnai penelitian ini. proses pengumpulan data dilakukan dengan dua metode yaitu focus group discussion (fgd) dan wawancara semi-terstruktur. metode fgd dipilih untuk mengumpulkan data dari kelompok partisipan mahasiswa dan alumni, sedangkan wawancara semi-terstruktur untuk kelompok dosen dan stakeholders. data dari penelitian kemudian dianalisis menggunakan metode analisis tematik. penelitian ini menemukan tiga persepsi berbeda dari kelompok mahasiswa, alumni dan dosen. masing-masing dari kelompok tersebut memberikan pendapat terhadap hybrid curriculum dari sisi kelebihan dan kekurangannya. menariknya beberapa persepsi dari ketiga kelompok tersebut berkaitan satu sama lain. pada kelompok stakeholders peneliti hanya mendapatkan harapan dan kompetensi spesifik yang dibutuhkan oleh sebuah instansi. singkatnya, penelitian ini menunjukkan kelebihan dan kekurangan dari hybrid curriculum dan menyarankan perbaikan untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan tuntutan dari para stakeholders. pada akhirnya hasil penelitian ini dapat digunakan oleh berbagai pihak dalam dunia pendidikan kedokteran sebagai bahan evaluasi kedepannya agar terciptanya lulusan dokter yang lebih baik. kata kunci: hybrid curriculum, integrated learning, medical education, problem-based learning, stakeholders, student.



Abstract

Curriculum is a set of plans and arrangements that incorporates the objectives, content, subject matter, and methods used as in learning activities to achieve educational goals. Hybrid curriculum is a form of curriculum innovation that combines of problem-based learning (PBL) and discipline-based courses. This study aims to explore how students, alumni, lecturers, and stakeholders perceive the hybrid curriculum that has been implemented at the Faculty of Medicine, Universitas Syiah Kuala from 2021 to 2024. This study used qualitative methodology utilizing grounded theory approach. There are two data collection methods used: focus group discussion (FGD) and semi-structured interviews. The FGD method was used to collect data from student and alumni participant groups, while semi-structured interviews were utilized for lecturer and stakeholder groups. The data were analyzed using thematic analysis method. The findings show that there are three themes emerged describing different perceptions from student groups, alumni, and lecturers. Each group expressed of the hybrid curriculum’s advantages and disadvantages. Interestingly, some of the perceptions of the three groups are closely related. Meanwhile, the stakeholders expressed specific expectations and competencies needed as graduate users. In sum, the findings indicate the advantages and disadvantages of the hybrid curriculum and call for improvement to align the graduates’ competencies with their users’ demands. Keywords: hybrid curriculum, integrated learning, medical education, problem-based learning, stakeholder, student.



    SERVICES DESK