Kabupaten gayo lues merupakan wilayah yang sangat strategis dalam pemanfaatan lahan pertanian, namun banyak masyarakat yang belum mengetahui cara memanfaatkan lahan pertanian dengan benar sehingga banyak terjadi penyalahgunaan lahan yang seharusnya digunakan untuk lahan pertanian tetapi digunakan untuk perumahan atau tujuan lain yang tidak efektif. oleh karena itu dibutuhkan peta indeks potensi lahan agar dapat digunakan sebagai acuan dalam pemanfaatan lahan pertanian yang sesuai dengan nilainya dan dapat dipergunakan secara lebih efisien dan tepat guna. penelitian ini bertujuan untuk membuat peta indeks potensi lahan di wilayah kabupaten gayo lues dengan merancang tools pembuatan petanya yang menggunakan modelbuilder, pembuatan peta ini berdasarkan 5 parameter penentu yaitu; kemiringan lereng, jenis tanah, jenis batuan, curah hujan dan kerawanan bencana (erosi). penyusunan peta indeks potensi lahan dilakukan secara per tahap, diantaranya meliputi skoring, pembobotan, overlay dan reklasifikasi. proses yang dilakukan secara per tahap membutuhkan waktu yang tidak sedikit, serta memungkinkan terjadinya tahapan yang terlewat dan berulang. pembuatan tools yang dirancang menggunakan modelbuilder dalam penelitian sangat membantu dalam mempercepat proses identifikasi dan pembuatan peta indeks potensi lahan, hasil tools-nya juga bisa digunakan secara mudah, praktis dan berkala pada arctoolbox. berdasarkan hasil dari penelitian, peta indeks potensi lahan terdiri dari 4 kelas yaitu kelas rendah dengan luas 19.444,10 ha dan persentase sebesar 3,51%, kelas sedang dengan luas 470.006,74 ha dan persentase sebesar 84,82%, kelas tinggi dengan luas 4.648,67 ha dan persentase sebesar 11,67% dan kelas sangat tinggi dengan luas 54,61 ha dan persentasenya sebesar 0,01%. kata kunci : indeks potensi lahan (ipl), pengharkatan, overlay, modelbuilder
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBUATAN TOOLS PEMETAAN INDEKS POTENSI LAHAN MENGGUNAKAN MODELBUILDER (STUDI KASUS: KABUPTEN GAYO LUES). Banda Aceh Fakultas MIPA Informatika,2024
Baca Juga : PENILAIAN TINGKAT DEGRADASI HUTAN AKIBAT KEGIATAN PENEBANGAN PADA AREAL HPH DAN IPK DI KABUPATEN GAYO LUES (Jakaria, 2025)
Abstract
Gayo Lues Regency is a very strategic area utilization of agricultural land, but many people do not know how utilize agricultural land properly so that there is a lot of misuse land that should be used for agricultural land but is used for housing or other ineffective purposes. Therefore an index map is needed land potential so that it can be used as a reference in agricultural land use that corresponds to its value and can be used more efficiently and appropriately. This research aims to create an index map of land potential in the region Gayo Lues Regency by designing map making tools that use ModelBuilder, creating this map is based on 5 determining parameters, namely; slope slope, soil type, rock type, rainfall and disaster vulnerability (erosion). The preparation of land potential index maps is carried out in stages, including: scoring, weighting, overlay and reclassification. The process is carried out step by step requires quite a bit of time, and allows several stages to occur missed and repeated. Making tools designed using ModelBuilder in research is very helpful in speeding up the identification process and making land potential index maps, the results of the tools can also be used easily, practical and regular in ArcToolbox. Based on the results of the research, index map Land potential consists of 4 classes, namely low class with an area of 19,444.10 Ha and percentage of 3.51%, medium class with an area of 470,006.74 Ha and percentage of 84.82%, high class with an area of 4,648.67 Ha and a percentage of 11.67% and very high class with an area of 54.61 Ha and a percentage of 0.01%. Keywords :Land Potential Index (IPL), foundation, overlay, ModelBuilder
Baca Juga : PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH GAYO LUES (Baginda Sakti, 2019)