Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Iskandar, PRARANCANGAN PABRIK PELUMAS DARI MINYAK PELUMAS BEKAS DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 24.000 TON/TAHUN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2009

Minyak pelumas dasar (base oil) mcrupakan bahan dasar dalam pembuatan minyak pelumas (blending oil) siap pakai dengan penambahan aditif tertentu. baban baku minyak pelumas berupa minyak mentah jenis parafinik sangat sedikit kandungannya di indonesia sehingga bahan baku ini harus diimpor. untuk mengurangi ketergantungan indonesia terhadap impor bahan baku dan mencegah pembuangan minyak bekas secara sembarangan yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, maka salah satu alternative untuk memenuhi kebutuhan minyak pelumas dasar adalah dengan cara memumikan minyak pelumas bekas. perencanaan pabrik pelumas dari hasil pemurnian minyak pelumas ini menggunakan proses hidrotreating, dimana proses ini merupakan proses hidrotreating adalah proses katalitik untuk menghilangkan hidrokarbon tak jenuh menjadi hidrokarbon jenuh, dan senyawa non karbon, dan tujuannya adalah mendapatkan mutu produk minyak yang lebih baik. pabrik ini direncanakan beroperasi secara kontinyu dengan masa operasi pabrik 24 jam sehari dan 300 hari kerja setabun. kapasitas produksi direncanakan 24.000 ton/tahun dengan jumlah bahan baku pelumas 3.333,33 kg/jam bentuk perusahaan adalah perseroan terbatas (pt) dengan struktur organisasi garis dan staff. lokasi pabri direncanakan di kawasan cet bate gelungku, kecamatan pandra kabupaten bireun. masa konstruksi selama 2 tahun dengan dengan analisa ekonomi sebagai berikut : a. fixed capital investment = rp. 127.931.505.285,- b. working capital investment = rp. 22.576.147.992,- c. total capital investment = rp. 150.507.635.277,- d. total biaya produksi = rp. 96.083.277.715,­ e. hasil penjualan = rp. 156.130.362.000,- f. laba bersih = rp. 42.032.958.999,- g. irr = 34 , 15% h. ror = 27,93 % i. pot = 2,62 tahun j. bep = 44,74% berdasarkan uraian secara keseluruhan baik dipandang dari segi teknis maupaun ekonomis maka dapat dikatakan bahwa prarencana pabrik pemumian pelumas ini layak dan dapat dilanjutkan ke tahap perenacanaan.



Abstract



    SERVICES DESK