Gedung teater di banda aceh merupakan suatu wadah untuk mempertunjukkan hasil-hasil kegiatan kesenian (sandiwara, tani-larian, dsbnya) wadah ini ditujukan bagi para seniman sebagar pencipta seni sehingga dapat menampilkan karyanya pada penikmat-penikmat seni. selain itu wadah ini juga ditujukan bagi masyarakal yang membutuhkannya sebagal tempat untuk menyelenggarakan event-event tertentu seperti seminar, ceremonial, simposium, dan lain-lain lokasi perancangan direncanakan berada di kawasan baiturrahman, tepatnya di jalan sultan iskandar muda, banda aceh, yang juga merupakan kawasan budaya. semakin maraknya kegiatan kesenian akhir-akhir ini di banda aceh mendorong agar ditampilkar pada tempal yang layak. karena itu banda aceh sebagai ibukota propinsi membutuhkan sebuah wadah pertunjukan kesenian yang mampu menampung kegiatan yang berhubungan dengannya dan mampu menciptakan suasana nyaman dan aman serta ekonomis dalam pemakaiannya tujuan utama yang ingin dicapai adalah menciptakan suatu alternatif desain dalam pengadaan gedung pertunjukan yang akan menunjang berbagai kegiatan pertunjukan dimana perancangannya mewujudkan bangunan teater yang atraktif, kreatif dan mudah dikenali sehingga mampu menjadi wadah pengembangan seni khususnya teater. baik teater tradisional maupun teater modern (kontemporer) secara tidak langsung juga mengajak masyarakat untuk mengembangkan minat dan apresiasi terhadap seni khususnya seni pertunjukan serta menambah sarana belajar bagi para siswa/mahasiswa yang berminat terhadap seni secara umum, kegiatan yang akan berlangsung pada gedung teater di banda aceh meliputi kegiatan pertunjukan, manejerial, pameran produk kesenian (lukisan, patung, ukiran, dan lain-lain). namun, untuk melengkapl kegiatan tersebut, disediakan pula ruang kegiatan penunjang, seperti restorant dan ruang cinderamata yang menjual hasil kerajinan khas aceh dalam proses perancangan ini diawali dengan pendekatan studi literatur studi banding, studi lapangan dan pendekatan tema arsitektur modern ekspresiomisme tahap selanjutnya adalah mengidentifikasi masalah yang timbul dalam perancangan dengan memperhatikan batasan-batasan yang ada, seperti luas tapak, pecraturan pemerintah setempat, ketinggian bangunan, kriteria dan tuntutan rancangan. permasalahan tersebut dianalisis lebih lanjut yang terdiri dari analisis fungsional, analisis tapak serta kondisi iingkungan hasil akhir dari laporan ini adalah konsep perancangan dan produk proyek yang dilakukan selama masa tugas akhir
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GEDUNG TEATER DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : PEMBELAJARAN SENI TEATER PADA MATERI RANCANGAN DAN PERSIAPAN PEMENTASAN TEATER MODERN DI KELAS IX SMP NEGERI 5 KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN (Aisyatur Radhiah, 2017)
Abstract
Baca Juga : PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH DAN BUDAYA KABUPATEN PIDIE (MUHAMMAD ILHAM ABRAR, 2020)