Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Yulina, ANALISIS BIAYA PERBAIKAN GEDUNG SD II KUTE PANANG AKIBAT BENCANA GEMPA MENGGUNAKAN INDEKS KONDISI BANGUNAN DI KABUPATEN ACEH TENGAH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010

Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 28 januari 2010 di kabupaten aceh tengah telah banyak menyebabkan kerusakan di berbagai sektor publik, diantaranya sektor ibadah, pendidikan, kesehatan, sektor umum, serta rumah­ rumah penduduk. diantaranya adalah kerusakan pada bangunan sd 11 kate panang, sehingga proses belajar-mengajar mengalami gangguan. alibat kerusakan yang disebabkan oleh bencana gempa tersebut, mala diperlukan suatu metode yang dapat menilai tingkat kerusakan bangunan kedalam kerusakan ringan, sedang, dan berat. tujuannya adalah untuk memperkirakan biaya perbaikan gedung dengan mengklasifikasikan kerusakn bangunan. dimana ruang lingkupnya dibatasi pada komponen-komponen bangunan yang dapat dilihat melalui pengamatan visual saja. melalui pengamatan di lapangan, dapat diidentifikasikan jenis-jenis kerusakan serta pengukuran volume kerusakan dengan menggunakan peralatan yang mendulung seperti meteran, alat-alat tulis, dan kamera. serta data harga material, upah tenaga kerja, dan peralatan untuk kabupaten aceh tengah berdasarkan keputusan gubernur tahun 2010. data dilapangan kemudian dianalisis dengan terlebih dahulu menentukan bobot fungsional dari komponen-komponen bangunan. untuk menilai kondisi bangunan dilakukan dengan menghitung nilai ndeksi kondisinya sehingga dari nilai indeks dapat ditentukan tingkat kerusakan bangunan yaitu termasuk dalam tingkat kerusakan berat dengan nilai sebesar 38,73%. estimasi biaya perbaikan bangunan sd lh kute panang dilakukan dengan menganalisis biaya pembongkaran bangunan dan perbaikan dengan menggunakan analisa sni 2002 didapat sebe sar rp. 742.520.000, dari total estimasi biaya pembangunan bangunan baru sebesar rp. 853.260.000,. nilai perbaikan ini berarti sama dengan 87,02% dari total biaya, sehingga dikategorikan kedalam tingkat kerusakan berat berdasarkan peraturan menteri pekerjaan umum nomor 24/prt/m/2008 dengan biaya maksimum perbaikan sebesar 65%. sehingga bangunan direkomendasikan untuk dibangun ulang daripada diperbaiki. kata kunci : bangunan, gempa bumi, perbaikan. biaya



Abstract



    SERVICES DESK