Latar belakang. penyakit jantung bawaan (pjb) asianotik merupakan kelainan struktur dan fungsi jantung sejak lahir yang tidak ditandai dengan sianosis. morbiditas pjb asinanotik signifikan, dengan prevalensi 69,3 - 78,5%. pada pjb dapat terjadi gangguan fungsi ginjal yang dapat meningkatkan mortalitas pada anak. neutrophil gelatinase-associated lipocalin (ngal) plasma merupakan penanda prediktor gangguan fungsi ginjal pada anak. tujuan. mengetahui kadar ngal plasma sebagai prediktor gangguan fungsi ginjal pada anak dengan penyakit jantung bawaan asianotik. metode. penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan prospektif pada anak usia 1 tahun sampai 10 tahun dengan diagnosis pjb asianotik yang melakukan rawat jalan maupun rawat inap di rsud dr zainoel abidin banda aceh pada bulan februari hingga juni 2024 yang memenuhi kriteria penelitian. hasil. dari 35 anak dengan pjb asianotik, terbanyak berusia usia 1-4 tahun (41,7%). sebanyak 31,2% anak dengan diagnosis defek septum atrium terdapat gangguan fungsi ginjal. kadar ngal plasma sebesar 100,18 ng/m menjadi cut-off point gangguan fungsi ginjal pada anak dengan pjb asianotik. pada nilai auc sebesar 0,95 didapat nilai sensitivitas, spesifisitas, ppv dan npv masing-masing sebesar 100%; 94,73%,: 94,1%,: dan 100%. kadar ngal plasma pada anak dengan pjb asianotik memiliki hubungan signifikan (p=0,001) dengan gangguan fungsi ginjal. kesimpulan. ngal plasma dapat digunakan sebagai prediktor gangguan fungsi ginjal pada anak dengan pjb asianotik kata kunci: anak, ngal, fungsi ginjal, penyakit jantung bawaan, asianotik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
NEUTROPHIL GELATINASE-ASSOCIATED LIPOCALIN PLASMA SEBAGAI PREDIKTOR GANGGUAN FUNGSI GINJAL PADA ANAK DENGAN PENYAKIT JANTUNG BAWAAN ASIANOTIK DI RSUD DR ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Program Pendidikan Dokter Spesialis-I llmu Kesehatan Anak,2024
Baca Juga : PROFIL PENYAKIT JANTUNG BAWAAN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE SEPTEMBER-OKTOBER TAHUN 2012 (Aulia Rahmatun Nufus, 2015)
Abstract
Background. Acyanotic congenital heart disease (CHD) is an abnormality of heart structure and function at birth that is not characterized by cyanosis. The morbidity of acyanotic CHD is significant, with a prevalence of 69.3 - 78.5%. In CHD, kidney fuction disorder can occur which can increase pediatric mortality. Plasma Neutrophil Gelatinase-Associated Lipocalin (NGAL) is a biomarker predictor of kidney fuction disorder in children. Objective. To determine plasma NGAL levels as a predictor of impaired renal fuction in children with acyanotic congenital heart disease. Methods. This study was an analytical observational study with a prospective approach in children aged 1 year to 10 years with a diagnosis of acyanotic CHD who performed outpatient and inpatient care at RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh from February to June 2024 who met the research criteria. Results. The 35 children with acyanotic CHD, most were aged 1-4 years (41.7%). A total of 31.2% of children with a diagnosis of atrial septal defect had kidney fuction disorder. Plasma NGAL level of 100.18 ng/m was the cut-off point for impaired renal function in children with acyanotic CHD. At an AUC value of 0.95, the sensitivity, specificity, PPV and NPV values were 100%; 94.73%; 94.1%,: and 100%. Plasma NGAL levels in children with acyanotic CHD had a significant association (p=0.001) with impaired renal fuction. Conclusion. Plasma NGAL can be used as a predictorof impaired renal fuction in children with acyanotic CHD Key words: pediatric, neutrophil gelatinase associated lipocalin (NGAL), impaired renal fuction, congenital heart disease, acyanotic.