Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Firna Khairina, PERBEDAAN PENGARUH PELARUT AKUADES DAN ETANOL PADARNEKSTRAKSI KULIT BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM) DALAMRNMENGHAMBAT PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS.. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015

Abstrak nama : firna khairina program studi : kedokteran gigi judul : perbedaan pengaruh pelarut akuades dan etanol pada ekstraksi kulit buah delima (punica granatum) dalam menghambat pertumbuhan enterococcus faecalis. enterococcus faecalis merupakan bakteri gram positif yang bersifat fakultatif anaerob serta termasuk salah satu contoh bakteri komensal di rongga mulut yang dapat menyebabkan infeksi apabila kolonisasi bakteri ini meningkat. bakteri ini juga resisten terhadap bahan antimikrobial serta beberapa jenis bahan irigasi yang umum digunakan dalam perawatan saluran akar. buah delima (punica granatum l.) dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang mengandung senyawasenyawa antimikroba seperti alkaloid, flavonoid, dan tannin. penelitian ini tergolong desain eksperimental laboratoris yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh ekstrak kulit buah delima yang menggunakan pelarut akuades dan etanol terhadap pertumbuhan e. faecalis. enterococcus faecalis yang telah dikultur pada media chromogenic agar dan diinkubasi selama 18 jam pada suhu 37?c dalam suasana anaerob dilakukan uji konfirmasi dengan pewarnaan gram dan penentuan kekeruhan bakteri dengan spektrofotometer. uji pengaruh ekstrak kulit buah delima terhadap pertumbuhan e. faecalis dilakukan dengan metode difusi agar pada media mha. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah delima dengan dua pelarut ini tidak memiliki perbedaan pengaruh terhadap pertumbuhan e. faecalis.



Abstract



    SERVICES DESK