Masyarakat di jamur ujung kabupaten bener meriah telah menggunakan pasir alamnya yang bcrasal dari gunung hanya untuk pekerjaan kontruksi bangunan. dalam spesifikasi teknik campuran beton aspal tahun 2010, disebutkan bahwa penggunaan pasir alam maksimal 15%. pemanfatan pasir alam dapat membuat harga campuran lebih murah, dengan harapan campurannya masih memenuhi spesifikasi yang disyaratkan. oleh karena itu, perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui persentase pasir yang optimal, yang menghasilkan lapisan beton aspal dengan kualitas terbaik. tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh persentase pasir gunung terhadap parameter marshall dan durabilitas serta jumlah persen pasir yang optimal untuk digunakan sebagai agregat halus pada campuran ac-wc yang masih memenuhi peryaratan spesifikasi bina marga tahun 2010. variasi persentase pasir yang dilakukan adalah 10%, 15%, 20% dengan menggunakan agregat batu pecah dari indrapuri kabupaten aceh besar, pasir gunung dari jamur ujung kabupaten bener meriah, dan aspal penetrasi 60/70. metode pengujian mcngikuti pctunjuk dalam spesifikasi umum divisi 6 perkerasan aspal, kementrian pekerjaan um um tahun 20 i 0. penelitian ini di awali dengan menentukan nilai pb (persen bitumen) untuk ketiga variasi pasir yaitu 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dari masing-masing persentase pasir dibuat 3 buah benda uji untuk menentukan nilai kao (kadar aspal optimum). nilai kao yang di dapat dari metode range overlaping yaitu 6,2 % untuk pasir i0%, 6,3% untuk 15%, dan 6,42 untuk pasir 20%. dari nilai kao yang telah ditentukan, maka akan dibuat 3 buah benda uji lagi untuk menentukan nilai durabilitas. pada evaluasi parameter marshall dan durabilitas, hasil yang di dapat dari ketiga variasi pasir tersebut masih memenuhi persyaratan yaitu >75%, namun nilai durabilitasnya menurun, ini disebabkan jumlah pasir yang lebih banyak terkandung didalamnya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGGUNAAN PASIR GUNUNG JAMUR UJUNG PADA CAMPURAN AC WC DENGAN MENGGUNAKAN ASPAL PEN 60/70 SEBAGAI BAHAN PENGIKAT. Banda Aceh Fakultas Teknik,2013
Baca Juga : PENGGUNAAN PASIR GUNUNG JAMUR UJUNG PADA CAMPURAN AC-WC DENGAN MENGGUNAKAN ASPAL RETONA BLEND 55 SEBAGAI BAHAN PENGLKAT (Andrian, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH SUBSTITUSI HDPE PADA ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK ASPAL PORUS DENGAN ABU VULKANIK GUNUNG SINABUNG SEBAGAI FILLER (KELVIN MANUEL HUTAPEA, 2020)