Runway adalah jalur perkerasan yang dipergunakan oleh pesawat terbang untuk mendarat (/anding) dan melakukan lepas landas (take off). perkerasan beton aspal untuk lapis permukaan runway sama seperti campuran beton aspal lainnya. campuran beraspal merupakan campuran antara agrcgat kasar, agregat halus, filler dan aspal, pada komposisi dan suhu tertentu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik campuran beton aspal untuk lapis permukaan runway. agregat yang digunakan dalam penelitian ini adalah agregat yang berasal dari quarry pt. perdana. pengambilan agregat dari quarry ini dikarenakan berdekatan dengan bandar udara. jenis aspal yang digunakan untuk lapis permukaan runway adalah aspal shell, dengan kandungan kadar parafin maksimal 2% (anonim, 2006). filler yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen portland. prosedur pcngujian dimulai dengan pemeriksaan sifat-sifat fisis agregat dan aspal, kemudian dilanjutkan dengan perencanaan campuran benda uji. pembuatan benda uji sebanyak i5 benda uji, dengan variasi kadar aspal 5,0%; 5,5%; 6,0%; 6,5% dan 7,0% untuk menentukan kao. selanjutnya dilakukan pengujian dan perhitungan parameter marshall, evaluasi parameter marshall sehingga didapat kao 6,24%. kemudian pembuatan benda uji berdasarkan kao untuk marshall standar dan rendaman 24 jam. stabilitas beton aspal pada perendaman 30 menit sebesar 1298.87 kg. flow 3.43 mm. marshall quotient 378 kg/mm, density 2,309 gr/cm'. vim 3,21%, vma 15,26%, vfb 78,94%. sedangkan untuk perendaman 24 jam nilai stabititas sebesar 1169.39 kg. flow 3.67 mm, marshall quotient 3 1 9 kg/mm, density 2,308 gr/cm', vim 3,23%, vma 15,28%, vfb 78,84%. nilai durabilitas pada penelitian ini scbesar 90,03%. hasil-hasil ini menunjukkan perencanaan beton aspal ini telah memenuhi syarat untuk lapis permukaan runway.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KARA KTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL UNTUK LAPIS PERMUKAAN RUNWAY MENGGUNAKAN ASPAL SHELL SEBAGAI BAHAN PENGIKAT (STUDI KASUS : AGREGAT DARI QUARRY PT. PERDANA KAB. ACEH BESAR). Banda Aceh Fakultas Teknik,2012
Baca Juga : TINJAUAN PARAMETER MARSHALL TERHADAP BETON ASPAL DENGAN VARIASI SUHU PEMADATAN 140OC 150 OC DAN 160 OC MENGGUNAKAN ASPAL RETONA BLEND 55 (muksalmina, 2014)
Abstract
Baca Juga : KINERJA CAMPURAN BETON ASPAL UNTUK LALU LINTAS RINGAN MENGGUNAKAN ABU SEKAM SEBAGAI FILLER DAN ASPAL SHELL 60/70 SEBAGAI BAHAN PENGIKAT (Cut Putri Yasha, 2017)