Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Eka Marlina, PENGARUH PEMANASAN BERULANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN BETON ASPAL. Banda Aceh Fakultas Teknik,2007

Proses pengangkutan yang jauh dari asphalt mixing plant (amp) ke lokast proyek menyebabkan menurunnya suhu campuran beraspal. biasanya campuran yang sudah mengalami penurunan suhu tersebut dibuang. mengingat aspal bersifat termoplastis yang bila dipanaskan mencair dan akan berfungsi sebagai bahan pengikat, maka dlakukan proses pemanasan berulang, sehmngga diharapkan campuran tersebut akan kembah menghasilkan kekuatan, walaupun kualtasnya tidak sama dengan kondis awal penehitian mni bertupuan untuk mengetahui pengaruh karaktertstik marshall pada campuran beraspal yang mengalami pemanasan berulang i dan 2 kahi hasil parameter marshall dari campuran beraspal yang dipanaskan berulang tersebut dibandingkan dengan hasil parameter marshall dani campuran beraspal yang tdak mengalami pemanasan berulang penelitian t dlakukan di laboratorum transportas fakultas teknik universtas syiah kuala, darussalam banda aceh. material terdiri dari agregat batu pecah yang bergrada si rapat uipe iv dari desa aneuk galong, jalan banda aceh-medan, kecamatan montasik, kabupaten aceh besar, provinsi nanggroe aceh darussalam dan aspal esso penetras 6070 yang tersedra di laboratorium trasnportasi fakultas teknik universitas syiah kuala variasi kadar aspal yang digunakan yaitu 5,0 %- 7.0%, dart variasi kadar aspal tersebut dihasilkan kadar aspal optimum yaitu 6,1%. kadar aspal opumum 6,1% selanjutnya digunakan sebagai kadar campuran beraspal yang dipanaskan berulang i dan 2 kali. hasil dart penguian menunjukkan semakmn banyak dilakukan pemanasan berulang pada campuran beraspal maka milai stabrhtas akan semakin menurun. nilai stabilitas yang tidak mengalamt pemanasan berulang adalah 2070 kg, milai stabilitas untuk pemanasan berulang i kali adalah 1667.7 kg dan mlai stabilitas untuk pemanasan berulang 2 kali adalah 1599,8 kg nilai flow, density, vma dan mq pada campuran beraspal yang dipanaskan berulang i dan 2 kali memenuhi batas spesifikasi persyaratan standar aashto (1990). sedangkan nilai vim dan vfb pada campuran beraspal yang dipanaskan berulang i dan 2 kali tidak memenuhi spesifikast persyaratan standar tersebut, nilai vim terus menurun dan nilai vfb semakin meningkat. pengaruh dant kedua nilai tersebut akan mengakibatkan teryadinya bleeding karena keclnya persentase pori.



Abstract



    SERVICES DESK