Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Taufik, PENGARUH PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK POLIPROPILEN BERLUBANG TERHADAP MASA SIMPAN BUAH PISANG AMBON (MUSA SAPIENTUM).. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2006

Buah pisang ambon (musa sapientum) adalah salah satu komoditi buah ekspor yang memiliki nilai ekonomis dan mengandung gizi yang cukup tinggi, selain itu pisang ini juga mempunyai rasa yang manis serta aroma buah yang harum ditambah daging buah yang lembut. permasalahan yang sering timbul dalam pemasaran pisang segar adalah penanganan pascapanen yang kurang baik dan pematangan buah yang terlalu cepat, sehingga mempercepat proses pembusukkan dan menyebabkan terjadinya penurunan harga jual serta mempersempit daerah pemasaran. pengemasan buah dalam plastik merupakan metode yang paling sederhana dan murah untuk memperpanjang masa simpan buah. didalam plastik dapat timbul udara termodifikasi yang menguntungkan karena udara didalam kantong plastik mengalami perubahan. hal ini terjadi karena terbatasnya 02 dan meningkatnya co2 sebagai akibatnya kecepatan respirasi dan transpirasi menjadi terhambat sehingga menghambat pematangan dan memperpanjang umur simpan buah. tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah lubang ventilasi yang tepat pada kantong plastik polipropilen untuk memperpanjang masa simpan buah pisang ambon. penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (ral) faktorial 2x4 dengan 2 (dua) kali perulangan. faktor pertama yaitu ukuran lubang (u) yang diamati pada 2 (dua) taraf yaitu 1'/4 inci (u1) dan 1/8 inci (u2). sedangkan faktor kedua yaitu jumlah lubang ventilasi (j) yang diamati pada 4 (empat) taraf yaitu 4 lubang (j1), 8 lubang (j2), 16 lubang (j3) dan 32 lubang (j4). untuk setiap masing-masing perlakuan terdiri dari 2 buah pisang yang dikemas dalam kantong plastik polipropilen berlubang dengan ukuran kemasan 17x27 cm2' yang disimpan pada suhu dingin 13-15"c dan suhu ruang 26-27c. parameter analisis dari penelitian ini mencakup susut bobot (%), kekerasan (kg/cm), vitamin c (mg/100gr), total padatan terlarut (%) dan analisis organoleptik pada buah pi sang ambon yang dianalisi pada hari ke-7, 14 dan 21. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ukuran lubang serta interaksi antara ukuran lubang dan jumlah lubang tidak berpengaruh nyata (p0,01) terhadap susut bobot buah pi sang ambon hari ke-7. sedangkan untuk hari ke-14 perlakuan jumlah lubang dan interaksi keduanya tidak berpengaruh nyata (p0,01) terhadap kandungan vitamin c buah pisang ambon. total padatan terlarut (tpt) menunjukkan bahwa pada penyimpanan hari ke-7 dan 21 untuk perlakuan ukuran lubang dan jumlah lubang berpengaruh sangat nyata (p>0,01), sedangkan pada penyimpanan hari ke-14 perlakuan ukuran lubang dan interaksi keduanya berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap kadar tpt buah pisang ambon. hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perlakuan jumlah lubang ventilasi terbaik untuk memperpanjang masa simpan buah pisang ambon yaitu perlakuan dengan jumlah lubang 4 buah lubang (j1), dengan ukuran lubang ventilasi 1/8 inchi (u1).



Abstract



    SERVICES DESK