Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh capital adequacy ratio (car), biya operasional terhadap pendapatan operasional (bop0), dan sensitivitas bank terhadap suku bunga sbi (s_sbd terhadap financial sustainability ratio (fsr) perusahaan perbanln yang terdattar di bursa efel indonesia periode 2006-2010. jumlah sampel yang terpilih dengan menggunakan metode purposive sample sebanyak lima perusahaan. metode analisis yang digunakn adalah regresi linier berganda dan pengujian hipotesis dilakulan dengan menggunakan uji statistik yaitu uji secara parsial (uji-t) dan secara simultan (uji f), dengan tingkat signifikan (e) 5%. hasil penelitian menunjuklan banya bopo yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial sustainability ratio. sedangkan variabel capital adequacy ratio (car) dan sensitivitas bank terhadap suku bunga sbi (s_sb) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial sustainability ratio hasil uji secara simultan (uji f) menyatakan bahwa variabel car, b0po, s-sbl secara simultan berpengaruh signifikan terhadap financial sustainability ratio. oleh karena itu, variabel car, bopo, dan s-sbl perlu diperhatikan oleh perusahaan untuk meningkatkan kemampuan going concern, terutama bopo karena secara parsial berpengaruh signifikan terhadap financial sustainability ratio. kata kunci: financial sustainability ratio, capital adequacy ratio (car), biaya operosional terhadap pendaptan operasion (bopo), dan sensitivitas bank terhadap suku bunga sbl (s-$bd)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS GOING CONCERN PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2006-2010. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2012
Baca Juga : PENGARUH SOLVABILITAS, STATUS PERUSAHAAN, DAN KEPEMILIKAN PUBLIK TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN WAJIB (MANDATORY DISCLOSURE) LAPORAN TAHUNAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Ermawati, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS MODEL ALTMAN UNTUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN INDUSTRI PERBANKANRNDI BURSA EFEK INDONESIA (Dian Wahyuni, 2025)