Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan jasa kepada nasabah, pihak bank syariah mandiri berusaha mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan nasabah yaitu dengan menciptakan kualitas pelayanan jasa yang baik dan unggul serta berusaha memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para nasabah dilihat dari faktor budaya antar nasabah dan besarnya kualitas jasa, sehingga semua permasalahan dan kendala dapat ditanggulangi dengan baik dan dapat dideteksi dengan cepat serta resiko yang mungkin dihadapi akan berkurang. berdasarkan ulasan tersebut diatas, penulis tertarik untuk mengangkat masalah ini dalam bentuk skripsi dengan judul " faktor-faktor yang mempengaruhi dimensi kualitas pelayanan jasa pt. bank syariah mandiri (persero) cabang banda aceh." maka dari itu dapat diidentifikasi beberapa masalah faktor-faktor apa yang mempengaruhi dimensi kualitas pelayanan jasa pada pt. bank syariah mandiri (persero) cabang banda aceh dan faktor apakah yang dominan mempengaruhi dimensi kualitas pelayanan jasa pada pt. bank syariah mandiri (persero) cabang banda aceh. untuk memperoleh data dan informasi penulis melakukan penelitian dengan mengarnbil lokasi pada pt. bank syariah mandiri (persero) cabang banda aceh, sedangkan yang menjadi objek penelitian ini yaitu penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi dimensi kualitas pelayanan jasa dalam hal ini adalah faktor dimensi budaya yang dilakukan di kota banda aceh. adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah pt. bank syariah mandiri (persero) cabang banda aceh. sedangkan sampel dalam penelitian ini ditetapkan dengan suatu metode pengambilan sampel (sampling). metode pengambilan sampel dipergunakan adalah pengambilan sampel secara quota sampling dengan jumlah 50 orang responden. berdasarkan hasil pembahasan diperoleh hipotesis bahwa menerima hipotesis alternatif sebagai bagian dari faktor-faktor yang mempengaruhi dimensi kualitas pelayanan jasa pt. bank syariah maodiri (persero) cabang banda aceh, karena basil pengujian secara simultan diperoleh fhitung sebesar 10.426 sedangkan f,tabel pada tingkat signifikasi a= 5 % adalah 2.427. hal ini memperlihatkan bahwa fhitung> f tabel dengan signifikansi 0.000. hal ini membuktikan variabel jarak kekuasaan (power distance), individualisme (individualism), maskulin (masculinity), variabel menghindari ketidakpastian (uncertainty avoidance) dan orientasi jangka panjang (long-term orientation) secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap dimensi kualitas pelayanan jasa pt. bank syariah mandiri (persero) cabang banda aceh. dari hasil uji-t (secara parsial) menunjukkan bahwa hanya tiga variabel yang signifikan yaitu variabel jarak kekuasaan (power distance) , variabel individualisme (individualism), dan variabel orientasi jangka panjang (long-term orientation) dan masing- masing variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat (faktor- faktor yang menpengaruhi dimensi kualitas pelayanan jasa pt. bank syariah mandiri) karena mempunyai nilai t hitung yang lebih besar dari nilai t tabel dan kedua variabel lainnya yaitu variabel maskulin (masculinity) dan variabel menghindari ketidakpastian (uncertainty avoidance) memiliki nilai signifikansi yang rendah untuk berpengaruh terhadap dimensi kualitas pelayanan jasa pt. bank syariah mandiri (persero) cabang banda aceh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIMENSI KUALITAS PELAYANAN JASA PT. BANK SYARIAH MANDIRI (PERSERO) CABANG BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,
Baca Juga : PENGARUH MEREK SYARIAH, PELAYANAN SYARIAH DAN KEPATUHAN SYARIAH TERHADAP CITRA BANK SYARIAH DI PT. BANK SYARIAH MANDIRI KOTA SABANG (Rahmi Anggraini Putri, 2020)