Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Asrizal, KAJIAN ALTERNATIF PENJADWALAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR BANK NEGARA INDONESIA (BNI) CABANG BANDA ACEH (STUDI KASUS MENGGUNAKAN PRESEDEN DIAGRAM METHOD DENGAN APLIKASI SOFTWARE MICROSOFT PROJECT). Banda Aceh Fakultas Teknik,2007

Proyek konstruksi yang terdiri dari berbagai kegiatan yang saling berhubungan yang dibatasi oleh mutu, waktu dan biaya. unsur waktu merupakan unsur penting dalam pelaksanaan proyek dimana keterlambatan pelaksanaan proyek akan menimbulkan berbagai bentuk kerugian, misalnya waktu menjadi bertambah sehingga menyebabkan biaya overhead juga bertambah. proyek pembangunan gedung kantor bank negara indonesia (bni) cabang banda aceh berlokasi di jalan. k. h. ahmad dahlan, banda aceh-provinsi nanggroe aceh darussalam. proyek ini menghasilkan penjadwalan selama 9 bulan 8 hari, dengan nilai kontrak rp 9.817.740.000.-, proyek dimulai pada tanggal i november 2006 sampai dengan tanggal 8 juli 2007 dengan menggunakan pdm maka terjadi perubahan pada hubungan ketcrgantungan antara pekerjaan, sehingga menghasilkan perbedaan waktu pelaksanaan proyek. perancangan ini memakai dua altematif, a1tematif pertama mempercepat pekerjaan pondasi dan pekerjaan struktur atas , alternatif kedua mempercepat pekerjaan tana h, hasil yang didapat dari alteratif pertama waktu pelaksanaan menjadi 8 bulan sedangkan altematif kedua waktu pelaksanaan menjadi 7 bulan i 4 hari. peran cangan ini mengambil alternatif yang kedua, yaitu lama pelaksanaan 7 bulan 14 hari, sebagai perancangan dengan tujuan untuk menghasilkan jadwal wakt u pelaksanaan yang lebih cepat pada proyek pembangunan gedung kantor bank negara indonesia (bni) cabang banda aceh. hasil analisis penjadwalan menghasilkan kurva-s peran cangan mendekati kurva-s hanum, waktu pelaksanaan kontraktor selama 9 bulan 8 hari, temyata proyek ini terjadi keterlambatan penyelcsaian pekerjaan selama 2 bulan, maka total waktu pelaksanaan proyek ini adalah 11 bulan. dalam kepres 80, maka proyek ini dikenakan denda keterlambatan sekurang-kurangnya 1/1000 (satu perseribu) perhari dari nilai kontrak, jumlah denda selama 2 bulan keterlambatan proyek adalah rp 589.064.400 (lima ratus delapan pulub sembilan juta enam pulub empat ribu empat ratus rupiah)


Baca Juga : PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG (RIFAT ADITYA HAWARI, 2020)


Abstract



    SERVICES DESK