Abstrak ljarah adalah akad sewa-menyewa antara perilik ma’jur (obyek sewa) dan musta'jir (penyewa) untuk mendapatan imbalan atas objek sewa yang disewakannya. penelitian dilakukan di baitul qiradh nanggroe banas madani, mengingat masalah yang diteliti yaitu ljarah merupakan salah satu jenis produk yang ada di baitul qiradh nanggroe banas madani penelitian ini bertujan untuk mengetahui dan menilai apakah akuntansi ljarah pada baitul qimath nanggroe barnas madani banda aceh telah diterapkan dengan baik sesuai dengan pernyataan standar akuntansi keuangan (psak) no. 59. penelitian menitik beratkan pada penerapan akuntansi ljarah dimana baitul qirah nangroe baznas madani sebagai pemilik objek sewa data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari penelaah kepustakaan dan pendekatan penelitian lapangan pada lembaga baitul qirdh nanggroe banas madai. metode analisa data yang dilakukan adalah membandingkan prosedur dan prakek-praktek akuntansi yang diterapkan baitul qiradh naggroe bawnas madani dalam adalah hal ini fasilitas al ljarah dengan psak no.59hasil penelitian pad baitul qiradh nanggroe banas madani menunjukkan bahwa arum penerapun akuntansi ljarah secara umum telah sesuai dengan psak no,59, penerapan terhadap nilai objek sewa pada saat pembelian, pengakuan pendapatan ljarah dan ljarah muntahiyah bittamlik dan biaya akad sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam syariat yang belun diterapan pada bitul qiradh nanggroe barnas madani yait penyusutan psak no. s9. ada beberapa ketentuan dalam pask no, 59 akuntansi perbankan objek sewa, perhitungan piutang pendapatan dan penurunan nilai permanen objek sewa
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN AKUNTANSI IJARAH PADA BAITUL QIRADH NANGGROE BAZNAS MADANI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala,2009
Baca Juga : PERANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO BAITUL QIRADH DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA INFORMAL DI BANDA ACEH (Richi Jurizal, 2021)